•
📅
16 Jan 2026 • 20:57:00
Hari Kesepuluh KKN di Desa Kutaliman
Hari kesepuluh dimulai jauh lebih awal dari biasanya. Waktu masih menunjukkan pukul 04.00 pagi saat kegiatan pertama dilakukan. Suasana desa masih gelap dan cukup sepi ketika melakukan kunjungan ke UMKM jenang bumbung. Kunjungan ini dilakukan khusus untuk melihat langsung proses pembakaran jenang bumbung yang menjadi ciri khas produk tersebut.Proses pembuatan jenang bumbung dilakukan sejak dini hari. Jenang dimasukkan ke dalam bambu, kemudian dibakar dengan cara tradisional. Proses pembakaran berlangsung cukup lama dan membutuhkan ketelatenan. Api dijaga agar tetap stabil supaya jenang matang merata dan tidak gosong. Melihat proses ini secara langsung memberikan gambaran jelas bahwa pembuatan jenang bumbung bukan pekerjaan yang ringan. Waktu, tenaga, dan kesabaran menjadi bagian penting dari proses produksi. Suasana pagi yang masih sunyi membuat kegiatan ini terasa lebih berkesan.Setelah kegiatan di lokasi UMKM selesai, waktu dimanfaatkan untuk jalan-jalan ke pasar. Suasana pasar pagi sudah mulai ramai oleh pedagang dan pembeli. Beberapa lapak sudah buka dan aktivitas jual beli berlangsung seperti biasa. Kegiatan dilanjutkan dengan sarapan di sekitar pasar. Momen ini dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak setelah aktivitas sejak subuh sekaligus menikmati suasana pagi di lingkungan pasar desa.Kegiatan selanjutnya diisi dengan jalan-jalan sekaligus survei titik rawan longsor yang berada di sekitar Sungai Banjaran. Lokasi yang disurvei berada cukup dekat dengan aliran sungai. Kondisi tanah dan lingkungan sekitar diamati secara langsung. Beberapa bagian terlihat berpotensi mengalami longsor, terutama pada area dengan kontur tanah yang curam dan dekat dengan aliran air. Kegiatan ini dilakukan sebagai pengamatan awal untuk memahami kondisi lapangan secara nyata.
Baca selengkapnya →