Nasional- Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Kelompok 118
β’
π
05 Aug 2026 β’ 21:14:00
Piket Balai Desa, Pendampingan Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Dusun Cemara 3, serta Pendampingan Pemasaran Produk UMKM Kemplang Klitik 4 Saudara dan Sapu Glagah
Pada hari ini, Rabu, 5 Agustus 2026 perwakilan mahasiswa KKN melaksanakan piket di balai desa Langkap. Kegiatan diawali dengan mengawasi peserta badminton yang dilaksanakan di balai desa. Kami bertugas mendampingi, memastikan kegiatan berlangsung dengan aman, dan tertib. Setelah sesi badminton, kegiatan dilanjutkan dengan ikut serta dalam kegiatan administrasi pemerintahan desa. Dari kegiatan ini kami mendapat pengalaman langsung tentang alur kerja administrasi desa.Selain itu, kami juga melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu di Pos Pembantu Cemara 3 yang bertempat di Dusun Tembelang, Desa Langkap, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kegiatan ini ditujukan bagi balita dan lansia sebagai upaya mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu proses pendaftaran peserta, melakukan pengukuran pada balita, ibu balita dan lansia, mengisi data hasil pemeriksaan pada Kartu Menuju Sehat (KMS) pada balita, serta membantu pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar melalui kerja sama yang baik antara bidan desa, kader posyandu, dan mahasiswa KKN sehingga seluruh rangkaian pelayanan dapat terlaksana dengan baik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam mendukung pemantauan pertumbuhan balita dan pelayanan kesehatan bagi lansia di Desa Langkap. Selanjutnya, kami melakukan pendampingan kepada UMKM Kemplang Klitik 4 Saudara dengan berfokus pada pembuatan desain stiker kemasan produk. Kegiatan diawali dengan berdiskusi bersama pemilik UMKM mengenai konsep desain yang diinginkan, meliputi pemilihan warna, logo, nama produk, informasi komposisi, kontak, serta identitas usaha agar kemasan terlihat lebih menarik dan informatif. Selanjutnya, kami menyusun desain stiker sesuai masukan dari pemilik UMKM dan melakukan penyesuaian hingga diperoleh desain yang siap digunakan sebagai identitas produk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik kemasan serta mendukung pemasaran produk agar lebih profesional dan mudah dikenali oleh konsumen.Kemudian, kami melaksanakan diskusi bersama pengrajin sapu glagah mengenai strategi pengembangan pemasaran produk melalui pemanfaatan platform digital. Dalam diskusi tersebut dibahas pentingnya memiliki toko online sebagai sarana untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, serta mempermudah konsumen dalam memperoleh informasi dan melakukan pembelian. Selain itu, dilakukan pembahasan mengenai informasi yang perlu dicantumkan pada toko online, seperti profil usaha, deskripsi produk, harga, variasi produk, metode pembayaran, dan layanan pengiriman agar toko online dapat memberikan informasi yang lengkap kepada calon pembeli.Selanjutnya, kegiatan difokuskan pada penyusunan konsep konten digital sebagai media promosi produk sapu glagah. Bersama pengrajin, didiskusikan jenis konten yang menarik, seperti foto produk dengan tampilan yang lebih estetik, video singkat proses pembuatan sapu glagah, serta penulisan caption yang informatif dan persuasif. Konten yang dirancang diharapkan mampu menonjolkan kualitas, keunikan, dan nilai produk lokal sehingga dapat meningkatkan minat konsumen. Melalui kegiatan ini, pengrajin memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemasaran digital serta memiliki gambaran awal dalam mengelola toko online dan membuat konten promosi sebagai upaya meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar.
Baca selengkapnya β