Nasional- Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Kelompok 42
β’
π
11 Aug 2026 β’ 22:08:00
Penarikan Mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman di Kabupaten Kebumen dan Pembalikan Kompos Jerami Padi dan Penambahan Larutan Aktivator untuk Mengoptimalkan Proses Pengomposan
Penarikan Mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman di Kabupaten KebumenPada hari Selasa, 11 Juni, telah dilaksanakan kegiatan Penarikan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman yang bertempat di Gedung Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian akhir pelaksanaan KKN sebagai bentuk penutupan sekaligus penarikan kembali mahasiswa setelah melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kebumen. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan beberapa sambutan, yaitu sambutan dari perwakilan mahasiswa KKN yang disampaikan oleh Rapid Bena, sambutan dari perwakilan Rektor Universitas Jenderal Soedirman yang disampaikan oleh Dr. Ridlwan Kamaluddin, S.Kep., Ns., M.Kep., serta sambutan dari perwakilan Bupati Kebumen oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Bapak Yanie Giat Setyawan, S.Sos., M.Acc. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN secara resmi ditarik dari lokasi pengabdian sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan KKN, sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN selama berada di Kabupaten Kebumen.Pembalikan Kompos Jerami Padi dan Penambahan Larutan Aktivator untuk Mengoptimalkan Proses PengomposanPada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 16.30 WIB hingga selesai, Jony Agus Setiawan dan Zafva Aira Ryu Aquarista melaksanakan kegiatan pembalikan tumpukan kompos jerami padi serta penambahan larutan aktivator di Balai Desa Jogomulyo. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang lingkungan yang bertujuan mengoptimalkan proses dekomposisi agar berlangsung lebih cepat dan merata.Pembalikan kompos jerami padi dilakukan agar seluruh bagian bahan kompos memperoleh suplai oksigen yang cukup sehingga proses penguraian bahan organik dapat berlangsung secara optimal. Kegiatan ini juga membantu menjaga suhu dan kelembapan tumpukan kompos agar tetap berada pada kondisi yang mendukung aktivitas mikroorganisme pengurai.Setelah proses pembalikan, dilakukan penambahan larutan aktivator untuk menjaga kelembapan tumpukan kompos, meningkatkan aktivitas mikroorganisme pengurai, serta mempercepat proses pengomposan. Larutan aktivator diaplikasikan secara merata pada seluruh bagian tumpukan kompos agar proses dekomposisi berlangsung lebih efektif.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN melakukan perawatan rutin terhadap kompos jerami padi yang sedang diproses sebagai bentuk penerapan pengelolaan limbah pertanian yang berkelanjutan. Perawatan kompos secara berkala diharapkan dapat menghasilkan kompos yang matang dan berkualitas, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pupuk organik yang ramah lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan di Desa Jogomulyo.
Baca selengkapnya β