Nasional- Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Kelompok 167
•
📅
06 Aug 2026 • 21:52:00
Hari 30
Pada hari ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan serangkaian kegiatan yang berfokuspada bidang administrasi pemerintahan, kesehatan, gizi masyarakat, serta pendidikan anak di Desa Paseh.Kegiatan diawali dengan piket desa di Kantor Desa Paseh mulai pukul 09.00 WIB. Dalam kegiatan ini,mahasiswa membantu perangkat desa memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat, sepertimelayani pembuatan surat pengantar, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), surat keterangankehilangan, serta membantu proses administrasi lainnya. Selain itu, mahasiswa juga membantu penataanarsip dan mendukung kelancaran pelayanan publik sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanansecara cepat, tertib, dan efektif.Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu dan Integrasi LayananPrimer (ILP) yang bertempat di GOR Desa Paseh. Kegiatan ini melibatkan kader posyandu, tenagakesehatan, ibu balita, serta masyarakat setempat. Mahasiswa membantu proses registrasi peserta,penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, pencatatan hasil pemeriksaan, sertamendampingi pelaksanaan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu dan anak. Melalui kegiatan inidiharapkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya balita dan ibu, dapat berjalan denganbaik serta mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Paseh.Sebagai bagian dari program pencegahan dan penanganan stunting, mahasiswa juga melaksanakankegiatan pemanfaatan bahan pangan lokal untuk mengatasi stunting melalui pembuatan nuggetberbahan dasar ikan lele. Proses pembuatan dilakukan bersama kader kesehatan dengan memanfaatkanlele sebagai sumber protein hewani yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Setelah selesai diolah,nugget lele dibagikan kepada anak-anak yang hadir pada kegiatan Posyandu sebagai contoh pemberianmakanan bergizi berbasis pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada orang tuabahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi menu yang menarik, bergizi, dan ekonomis untukmemenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.Pada waktu yang sama, mahasiswa juga menyelenggarakan penyuluhan mengenai kekerasan terhadapanak, kesehatan reproduksi, serta pemasangan poster edukasi sebagai media informasi bagimasyarakat. Materi penyuluhan disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta,khususnya orang tua dan remaja. Poster yang dipasang berisi informasi mengenai bentuk-bentukkekerasan, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini, serta langkah-langkah yang dapatdilakukan apabila terjadi tindak kekerasan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakatdalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi anak.Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan program sosialisasi anti bullying, pendidikan seks (sexeducation), dan pengenalan Kotak Suara Anak kepada siswa-siswi MI Desa Paseh. Kegiatan diawalidengan penyampaian materi mengenai pentingnya menghargai teman, mengenali berbagai bentukperundungan (bullying), serta dampak negatif yang ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku.Selanjutnya, siswa diberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi yang disampaikan sesuai denganusia mereka, meliputi pentingnya menjaga kebersihan diri, mengenali batasan tubuh pribadi, serta caramelindungi diri dari tindakan yang tidak pantas. Mahasiswa juga memperkenalkan Kotak Suara Anaksebagai media bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun permasalahan yang merekaalami di lingkungan sekolah secara aman dan nyaman. Kegiatan berlangsung secara interaktif melaluidiskusi, tanya jawab, dan permainan edukatif sehingga siswa terlihat antusias mengikuti seluruhrangkaian kegiatan. Diharapkan melalui program ini tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman,nyaman, bebas dari perundungan, serta mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Baca selengkapnya →