FADHILAH FARHAN NURROCHIM
β’
π
22 Jan 2026 β’ 23:32:00
Satu Hari, Dua Peran: Menanam Harapan di Desa dan Menyiapkan Panggung di Kecamatan.
Hari ini dibuka dengan aktivitas fisik yang cukup menguras tenaga. Pagi-pagi sekali, kami sudah berjibaku mengambil tanah di belakang rumah untuk dimasukkan ke dalam karung. Membawa beban berat yang berisi tanah, pupuk, alat bertani, hingga bibit cabai dan kangkung menggunakan motor di medan jalan yang menantang benar-benar menguji kemahiran berkendara kami. Semua ini dilakukan demi agenda sosialisasi pembuatan demplot bersama ibu-ibu PKK. Kami berbagi ilmu mengenai teknik menanam yang baik, yang diharapkan bisa membantu ketahanan pangan keluarga di desa ini.βUsai urusan bertani selesai, perjalanan berlanjut untuk berbelanja keperluan doorprize acara Posyandu yang akan dilaksanakan besok. Di tengah kesibukan mencari barang, banyak kejadian lucu yang terjadi di antara kami, menjadi penghibur di tengah jadwal yang padat. Namun, bagi saya, hari tidak berhenti di situ. Peran saya kembali beralih menjadi Kormakab. Saya harus segera menuju balai kecamatan untuk menemui Pak Warno guna koordinasi final event "Belik UMKM Strategy Challenge" yang akan digelar esok hari. Di sana, saya juga bertemu Bu Kuning yang bersedia menjadi juri, serta berdiskusi dengan Dede, Kormades dari Desa Mendelem.βSekembalinya dari kecamatan, saya menyempatkan diri pulang ke posko di rumah Pak Kades untuk menyelesaikan urusan domestik seperti mencuci baju dan sepatu yang kotor terkena tanah pagi tadi. Di sela waktu santai sambil menyesap kopi, saya menyambi mengedit video dokumentasi dan melakukan backup data karena memori ponsel yang sudah mulai penuh. Setelah urusan digital selesai, saya bergeser ke posko utama untuk makan malam bersama teman-teman dengan menu kwetiau yang lezat.βMalam ini suasana di posko terasa lebih sibuk dari biasanya. Kami melakukan persiapan matang untuk proker desa yang jadwalnya sangat padat besok, sementara saya sendiri harus membagi fokus untuk event di balai kecamatan. Sebagai penutup hari yang melelahkan namun produktif ini, saya menyempatkan diri untuk refreshing sejenak dengan bermain game dan mengobrol santai bersama Pak Kades serta rekan-rekannya. Momen ini menjadi cara saya menjaga kewarasan sebelum menghadapi "hari besar" esok hari.
Baca selengkapnya β