Nasional- Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Kelompok 105
β’
π
07 Aug 2026 β’ 19:44:00
Pelaksanaan Program Kerja Peta Kerawanan Longsor, Piket Pelayanan Desa, serta Panggung Literasi Anak: Berkisah, Berakting, dan Berkarya
Jumat, 7 Agustus 2026Peta Rawan LongsorMelakukan penyusunan dan penyempurnaan peta kerawanan tanah longsor Desa Karangsari menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan diawali dengan menyiapkan dan memeriksa data spasial yang meliputi kemiringan lereng (slope), curah hujan, jenis tanah, geologi, dan penggunaan lahan. Selanjutnya dilakukan proses klasifikasi dan pemberian skor pada masing-masing parameter sesuai tingkat pengaruhnya terhadap potensi longsor, kemudian dilakukan proses overlay untuk menghasilkan tingkat kerawanan tanah longsor.Setelah peta kerawanan terbentuk, dilakukan pengaturan simbolisasi menggunakan gradasi warna untuk membedakan kelas kerawanan rendah, sedang, dan tinggi. Selanjutnya menyusun layout peta dengan menambahkan elemen kartografi berupa judul, legenda, arah utara (north arrow), skala batang (scale bar), koordinat, inset lokasi, sumber data, dan identitas penyusun. Tahap akhir dilakukan pengecekan kesesuaian hasil overlay, validasi tampilan peta, serta revisi tata letak agar peta informatif, mudah dipahami, dan siap digunakan sebagai bahan informasi maupun perencanaan mitigasi bencana di tingkat desa.Piket Pelayanan DesaMelaksanakan piket di Balai Desa dengan membantu penyelenggaraan pelayanan administrasi kepada masyarakat serta mendukung kegiatan operasional pemerintahan desa. Kegiatan meliputi menerima dan mengarahkan warga sesuai keperluan pelayanan, membantu pengecekan kelengkapan persyaratan administrasi, menyiapkan dan mengarsipkan dokumen, serta melakukan pencatatan surat masuk dan surat keluar. Selain itu, membantu perangkat desa dalam penataan berkas administrasi agar lebih tertata dan mudah diakses, melakukan pembaruan data administrasi sesuai kebutuhan, serta menjaga kerapian dan kesiapan ruang pelayanan sehingga proses pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan tertib.Panggung Literasi Anak: Berkisah, Berakting, dan BerkaryaPada hari Jumat, 7 Agustus 2026, mahasiswa KKN 105 Desa Karangsari melaksanakan kegiatan "Panggung Literasi Anak: Berkisah, Berakting, dan Berkaryaβ yang bertempat di Perpustakaan Balai Desa Karangsari. Kegiatan ini ditujukan kepada anak-anak Desa Karangsari sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca sekaligus mengembangkan kemampuan anak dalam memahami, menyampaikan, dan mengolah kembali informasi yang diperoleh dari bahan bacaan ke dalam bentuk karya dan penampilan sederhana. Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 31 anak yang berasal dari lingkungan Desa Karangsari.Kegiatan diawali dengan berkumpulnya seluruh peserta di Posko Mahasiswa KKN 105 Desa Karangsari. Setelah seluruh anak yang menjadi peserta kegiatan berkumpul dan dilakukan pengarahan singkat, mahasiswa KKN mendampingi anak-anak untuk berangkat bersama menuju Perpustakaan Balai Desa Karangsari. Sesampainya di lokasi, anak-anak diarahkan untuk memasuki ruang perpustakaan dan duduk dengan tertib di tempat yang telah disediakan. Sementara itu, mahasiswa KKN mempersiapkan berbagai buku cerita rakyat yang tersedia di Perpustakaan Balai Desa Karangsari untuk digunakan sebagai bahan utama dalam kegiatan.Setelah seluruh peserta siap, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian anak-anak menjadi tiga kelompok. Pembagian kelompok terdiri atas kelompok pertama sebanyak 13 anak, kelompok kedua sebanyak 8 anak, dan kelompok ketiga sebanyak 9 anak. Masing-masing kelompok didampingi oleh mahasiswa KKN yang bertugas membantu mengarahkan jalannya kegiatan, memberikan penjelasan apabila terdapat bagian cerita yang belum dipahami, serta mendampingi anak-anak selama proses persiapan penampilan.Setelah kelompok terbentuk, setiap kelompok diberikan kesempatan untuk memilih buku cerita rakyat yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN. Pemilihan buku dilakukan berdasarkan kesepakatan masing-masing kelompok. Anak-anak kemudian membaca dan memahami isi cerita yang telah dipilih bersama-sama. Setelah selesai membaca, setiap kelompok diarahkan untuk membuat resume atau rangkuman cerita serta mengubah isi cerita tersebut menjadi dialog sederhana yang nantinya akan digunakan dalam penampilan drama atau akting. Dalam proses ini, anak-anak didorong untuk berdiskusi dan menentukan bagian-bagian penting dalam cerita, seperti tokoh, alur kejadian, serta dialog yang akan disampaikan.Setelah penyusunan resume dan dialog selesai, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan dan latihan penampilan. Setiap anak bersama anggota kelompoknya menentukan pembagian peran sesuai dengan cerita yang telah dipilih. Ada anak yang berperan sebagai tokoh utama, tokoh pendukung, maupun peran lainnya yang dibutuhkan dalam cerita. Mahasiswa KKN turut mendampingi proses latihan dengan membantu anak-anak memahami dialog, mengatur urutan cerita, serta memberikan arahan agar penampilan dapat berjalan dengan baik. Anak-anak diberikan kesempatan untuk berlatih secara berulang sehingga mereka lebih memahami peran masing-masing dan lebih percaya diri ketika tampil di depan kelompok lainnya.Setelah seluruh kelompok menyelesaikan persiapan, anak-anak kembali diarahkan untuk berkumpul di tempat semula. Sebelum penampilan dimulai, dilakukan penentuan urutan kelompok yang akan tampil dengan menggunakan spin. Kegiatan ini dilakukan agar penentuan urutan penampilan berlangsung secara adil dan menarik bagi anak-anak. Berdasarkan hasil spin, penampilan drama dilakukan secara berurutan oleh kelompok 1, kelompok 2, dan kelompok 3. Masing-masing kelompok kemudian menampilkan cerita yang telah mereka baca, pahami, dan kembangkan menjadi sebuah pertunjukan sederhana di hadapan peserta lainnya.Selama proses penampilan, anak-anak terlihat antusias dalam memainkan peran masing-masing. Mereka berusaha menyampaikan isi cerita berdasarkan hasil bacaan dan resume yang telah dibuat bersama kelompok. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk membaca, tetapi juga melatih mereka dalam memahami isi bacaan, bekerja sama, berdiskusi, menyusun kembali informasi, mengembangkan kreativitas, serta berani tampil dan berbicara di depan orang lain. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung agar setiap kelompok dapat menyelesaikan penampilannya dengan baik.Setelah seluruh kelompok selesai menampilkan drama atau akting, dilakukan penilaian terhadap penampilan masing-masing kelompok. Penilaian dilakukan dengan melihat kemampuan kelompok dalam menyampaikan kembali isi cerita berdasarkan buku yang telah dibaca dan dirangkum. Selain itu, penilaian juga mempertimbangkan bagaimana kelompok menyampaikan cerita melalui dialog dan penampilan yang telah dipersiapkan. Berdasarkan hasil penilaian, ditentukan tiga kelompok terbaik sebagai juara 1, juara 2, dan juara 3.Hasil penilaian menunjukkan bahwa kelompok 3 berhasil memperoleh juara 1, kemudian kelompok 1 memperoleh juara 2, dan kelompok 2 memperoleh juara 3. Setelah pengumuman pemenang, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada masing-masing kelompok yang berhasil memperoleh juara. Pemberian hadiah dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas usaha, kreativitas, kerja sama, dan keberanian anak-anak selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.Sebagai penutup, mahasiswa KKN melakukan dokumentasi bersama dengan anak-anak, khususnya dengan kelompok yang mendapatkan juara. Kegiatan βPanggung Literasi Anak: Berkisah, Berakting, dan Berkaryaβ berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari anak-anak Desa Karangsari. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diajak untuk membaca buku cerita rakyat, tetapi juga diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan dalam memahami bacaan dan menyampaikannya kembali melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat anak-anak terhadap kegiatan membaca serta membangun keberanian, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama melalui pengalaman belajar yang lebih aktif.
Baca selengkapnya β