Piket Balai Desa, Sosialisasi Mental Health, dan Pengajaran ke TPQ
Kelompok 249 melaksanakan kegiatan piket di Balai Desa Panerusan, sosialisasi mengenai kesehatan mental (mental health) kepada siswa kelas XI SMAN 1 Wadaslintang, pendampingan pengajaran di Madin Sabilul Hidayah sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa sekaligus meningkatkan pengalaman kami dalam memahami pelayanan publik di tingkat desa, upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap kesejahteraan psikologis, serta bentuk kontribusi dalam mendukung pendidikan keagamaan dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an serta pemahaman dasar agama Islam bagi para santri.Kegiatan piket Balai Desa kami laksanakan di Balai Desa Panerusan selama masa pelaksanaan KKN. Program ini bertujuan membantu perangkat desa dalam menjalankan tugas administrasi serta mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan pada hari kerja sesuai jadwal piket yang telah ditentukan dengan melibatkan seluruh anggota kelompok kami secara bergiliran. Selama pelaksanaan piket, kami membantu melaksanakan tugas lain sesuai arahan perangkat desa. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola pemerintahan desa, sedangkan pemerintah desa terbantu dalam meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kepada masyarakat.Sementara sosialisasi mental health kami laksanakan di SMAN 1 Wadaslintang dengan sasaran seluruh siswa kelas XI. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan mental pada masa remaja, meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali tanda-tanda gangguan psikologis sejak dini, serta mengurangi stigma terhadap individu yang mengalami masalah kesehatan mental. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di ruang lab fisika melalui metode yang interaktif, penyampaian materi menggunakan media presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan meliputi pengertian kesehatan mental, faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi psikologis remaja, cara mengelola stres, pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas belajar dan kehidupan sosial, serta langkah-langkah untuk mengurangi stress. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa kelas XI memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan mental, mampu menerapkan strategi menjaga kesehatan psikologis dalam kehidupan sehari-hari, serta menciptakan lingkungan pertemanan yang saling mendukung.Kemudian, kegiatan pendampingan pengajaran kami laksanakan di Madin Sabilul Hidayah selama masa pengabdian di Desa Panerusan. Program ini melibatkan para santri bersama ustaz dan ustazah sebagai pendamping utama dengan tujuan membantu proses pembelajaran agar lebih efektif dan menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan pada jadwal belajar Madin, di mana kami mendampingi santri sesuai tingkat kemampuan masing-masing dalam membaca Yanbuβa, membimbing hafalan surat-surat pendek dan doa sehari-hari, membantu memperbaiki makharijul huruf serta tajwid, dan memberikan motivasi belajar melalui metode pembelajaran yang interaktif. Kehadiran kami diharapkan dapat membantu tenaga pengajar dalam proses pembelajaran, meningkatkan semangat belajar santri, serta menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur'an dan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
Baca selengkapnya β