Nasional- Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Kelompok 181
β’
π
10 Aug 2026 β’ 23:02:00
Training of Trainer Kader Posyandu Desa Slatri dan Update Artikel Web Pemerintah Desa Slatri
Update Artikel Website Desa tentang Edukasi Pengelolaan Sampah melalui Program PILAR dan KREASIPada hari Senin, 10 Agustus 2026, mahasiswa KKN PM 181 UNSOED melaksanakan kegiatan update artikel pada website Pemerintah Desa Slatri mengenai pelaksanaan program PILAR (Pilah Sampah dengan Benar) dan KREASI (Kreativitas dan Barang Bekas untuk Aksi Peduli Lingkungan) yang telah dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026 di SMP Negeri 3 Satap Karangkobar, Dusun Bolang, Desa Slatri. Kegiatan update artikel dilakukan dengan menyusun dan mengunggah informasi mengenai rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi jenis-jenis sampah dan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) hingga praktik pemanfaatan tutup botol plastik menjadi gantungan kunci. Artikel disusun sebagai bentuk dokumentasi kegiatan sekaligus media informasi bagi masyarakat mengenai edukasi pengelolaan sampah dan pemanfaatan barang bekas yang dilaksanakan oleh KKN PM 181 UNSOED. Melalui kegiatan ini, mahasiswa turut mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan dokumentasi digital kegiatan Desa Slatri.Training of Trainer Kader PosyanduKegiatan Training of Trainer (ToT) Kader Posyandu dengan fokus gizi dan antropometri dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 11.00β12.00 WIB, bersamaan dengan kegiatan perkumpulan rutin PKK Desa Slatri yang bertempat di rumah salah satu pengurus PKK Desa Slatri di Dusun Tlaga Lele. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu kader Posyandu Desa Slatri dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam bidang gizi serta pengukuran antropometri sebagai bagian dari pemantauan status gizi masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi keterampilan kader dalam pengukuran antropometri yang meliputi berat badan, tinggi/panjang badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas (LILA) sesuai prosedur yang baik dan benar. Selain itu, disampaikan juga materi dasar edukasi gizi yang dapat disampaikan oleh kader seperti pentingnya ASI eksklusif dan Isi Piringku. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pemaparan materi dan diskusi tanya jawab, sehingga kader dapat memahami penerapannya dalam kegiatan Posyandu. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader mampu melakukan pengukuran antropometri secara tepat, mencatat hasil pengukuran dengan benar, serta menggunakan hasil tersebut sebagai dasar dalam pemantauan dan tindak lanjut status gizi sasaran Posyandu.
Baca selengkapnya β