FADHILAH FARHAN NURROCHIM
•
📅
16 Jan 2026 • 21:43:00
Jumat Produktif: Dari Bakti Mushola Hingga Aroma Tanah di Greenhouse BUMDes
Pagi ini kami awali dengan ritme yang lebih tenang sambil berkoordinasi mengenai agenda lapangan. Sebuah arahan datang dari Bu Ririn terkait rencana pemeliharaan mushola di lingkungan sekitar rumah beliau. Kami segera bergerak melakukan kerja bakti sebagai tahap awal, yakni membersihkan dinding dari lumut dan mengelupas sisa-sisa cat lama yang sudah usang. Tak hanya area luar, bagian dalam tempat ibadah pun kami rapikan agar lebih nyaman digunakan. Sayangnya, proses pengecatan belum bisa dieksekusi hari ini karena masih menunggu kedatangan material cat yang sedang dalam proses pengajuan proposal. Meski begitu, setidaknya wajah mushola kini tampak jauh lebih bersih dari sebelumnya.Usai melaksanakan ibadah salat Jumat, saya bersama Hanif dan Luthfi bergeser menuju greenhouse milik BUMDes untuk memperdalam wawasan agrikultur. Di sana, kami terjun langsung belajar mengenai teknik menyemai benih stroberi. Pengalaman ini benar-benar membuat kami "bermesraan" dengan alam; tangan yang kotor oleh tanah dan aroma pupuk yang menyengat menjadi bagian dari proses belajar yang seru. Momen ini ditutup dengan istirahat yang sangat syahdu. Di bawah rintik hujan yang mulai turun, kami duduk bersama menikmati teh hangat dan mendoan, sebuah kombinasi sederhana yang selalu berhasil mencairkan suasana di tengah padatnya jadwal KKN.Sembari menunggu hujan reda, kami memanfaatkan waktu luang untuk melakukan renovasi kecil-kecilan di area kebun. Fokus kami adalah merapikan tata letak dengan membuang kayu-kayu pembatas polybag yang sudah lapuk dan tak terpakai. Pekerjaan fisik ringan ini menjadi cara efektif agar lingkungan greenhouse tetap rapi dan efisien secara estetika. Meski dilakukan di sela-sela cuaca yang mendung, kebersamaan dalam mengerjakan hal-hal kecil seperti ini justru semakin memperkuat solidaritas tim di lapangan.Hingga malam tiba, hujan ternyata masih mengguyur dengan intensitas yang cukup besar, membawa hawa dingin yang semakin menusuk. Namun, kondisi cuaca tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap merapat ke posko. Seperti malam-malam sebelumnya, kami berkumpul untuk melakukan evaluasi harian dan mematangkan diskusi mengenai program kerja esok hari. Kami juga membantu mendesain banner untuk menyambut datangnya ramadhan untuk mushola yang tadi kami bersihkan. Konsistensi koordinasi ini menjadi kunci bagi kami agar setiap agenda tetap berjalan sesuai target, demi memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa.
Baca selengkapnya →