Pada Rabu, 7 Agustus 2026, bidang Pendidikan KKN melaksanakan program kerja berupa Sosialisasi Pentingnya Lanjut Sekolah yang bertempat di SMPN 7 Satu Atap Wadaslintang. Kegiatan ini diikuti oleh 33 peserta yang terdiri atas seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Sosialisasi ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi peserta didik mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan hingga minimal 12 tahun serta mendorong mereka untuk memiliki semangat dalam meraih pendidikan yang lebih tinggi demi masa depan yang lebih baik. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menempuh pendidikan dasar dan menengah secara tuntas, manfaat pendidikan dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas hidup, serta pentingnya memiliki cita-cita dan tekad untuk terus belajar.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi secara interaktif menggunakan media presentasi, sesi tanya jawab, kuis berhadiah, ice breaking, serta penulisan cita-cita pada media Pohon Harapan sebagai bentuk komitmen peserta dalam merencanakan masa depan. Melalui metode penyampaian yang komunikatif dan melibatkan partisipasi aktif siswa, kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan siswa SMPN 7 Satu Atap Wadaslintang semakin memahami pentingnya melanjutkan pendidikan, memiliki motivasi untuk menyelesaikan pendidikan minimal 12 tahun, serta terdorong untuk terus berusaha meraih cita-cita melalui pendidikan. Dihari dan tempat yang sama Sosialisasi Jajanan Sehat dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SMPN 7 Satu Atap Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, dengan sasaran siswa kelas VII, VII, dan IX. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya memilih jajanan yang sehat, aman, dan bergizi guna mendukung pertumbuhan serta mencegah risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi jajanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai ciri-ciri jajanan sehat dan tidak sehat, serta tips memilih jajanan yang aman di lingkungan sekolah. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan contoh gambar sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme yang tinggi dari siswa, yang ditunjukkan melalui keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan serta berpartisipasi selama sosialisasi berlangsung.