Nasional-Tematik Literasi Indonesia Kelompok 14
β’
π
22 Jul 2026 β’ 21:47:00
Hadirkan Media Visual Interaktif, KKN Literasi Ciptakan Pengalaman Membaca Nyaring yang Lebih Menarik bagi Anak
Paketingan, 22 Juli 2026 β Menumbuhkan minat baca pada anak usia dini memerlukan pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka. Berangkat dari semangat tersebut, Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menghadirkan inovasi dalam program Membaca Nyaring di PAUD Mutiara Hati 1 melalui pemanfaatan media visual interaktif berupa ilustrasi tokoh dan gambar pendukung cerita. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik sekaligus membantu anak memahami isi cerita dengan lebih mudah pada Rabu (22/7).Kegiatan diawali dengan sesi Membaca Nyaring yang dikemas berbeda dari pelaksanaan sebelumnya. Selain membacakan cerita dengan intonasi yang ekspresif, mahasiswa KKN turut memperagakan ilustrasi tokoh dan berbagai gambar pendukung yang disesuaikan dengan alur cerita. Kehadiran media visual tersebut membuat anak-anak dapat mengikuti jalannya cerita dengan lebih fokus sekaligus membangun imajinasi mereka terhadap setiap tokoh dan peristiwa yang diceritakan.Penggunaan media visual interaktif menjadi salah satu inovasi dalam pelaksanaan program literasi di PAUD. Anak-anak tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang melibatkan pengamatan terhadap ilustrasi yang ditampilkan secara langsung. Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang lebih hidup, meningkatkan rasa ingin tahu, serta mendorong anak untuk lebih aktif berinteraksi selama kegiatan berlangsung.Sepanjang kegiatan, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap bagian cerita. Mereka aktif menjawab pertanyaan, menebak jalannya cerita, mengenali tokoh yang ditampilkan, hingga menyampaikan pendapat mengenai cerita yang didengarkan. Respons tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media visual mampu meningkatkan keterlibatan anak sekaligus menjadikan kegiatan membaca lebih menyenangkan.Bagi Tim KKN Tematik Literasi 14, inovasi sederhana melalui pemanfaatan media visual merupakan salah satu strategi untuk menghadirkan pembelajaran literasi yang lebih menarik. Dengan memadukan cerita, ekspresi, dan ilustrasi, kegiatan membaca nyaring tidak hanya melatih kemampuan menyimak, tetapi juga membantu mengembangkan imajinasi, memperkaya kosakata, serta menumbuhkan kecintaan terhadap buku sejak usia dini.Setelah kegiatan di PAUD selesai, mahasiswa KKN kembali melanjutkan pengelolaan Perpustakaan Desa Paketingan sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan literasi di desa. Berbagai pekerjaan administrasi dilakukan secara kolaboratif oleh anggota tim, mulai dari pemberian stempel inventaris pada koleksi buku, pemasangan kartu peminjaman, hingga penulisan nomor inventaris pada buku. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan melalui pembagian tugas sehingga proses pengelolaan dapat berjalan lebih efektif.Meskipun bersifat administratif, pengelolaan perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung kualitas layanan kepada masyarakat. Kartu peminjaman yang telah dilengkapi nomor inventaris akan mempermudah proses sirkulasi koleksi, sementara pemberian stempel inventaris menjadi identitas resmi setiap buku sebagai bagian dari aset perpustakaan desa. Langkah-langkah tersebut menjadi fondasi dalam membangun sistem pengelolaan perpustakaan yang lebih tertata dan berkelanjutan.Rangkaian kegiatan hari ini menunjukkan bahwa penguatan budaya literasi dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan yang saling melengkapi. Di satu sisi, inovasi dalam Membaca Nyaring menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi anak-anak. Di sisi lain, penyempurnaan administrasi perpustakaan menjadi upaya memperkuat layanan literasi bagi masyarakat secara lebih luas.Melalui kolaborasi bersama tenaga pendidik, pemerintah desa, dan pengelola perpustakaan, Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman berharap setiap program yang dijalankan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan. Inovasi pembelajaran dan penguatan layanan perpustakaan diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem literasi yang semakin hidup, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Paketingan.
Baca selengkapnya β