Pada hari Jumat, 7 Agustus 2026 , mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan yang fokus pada pendampingan sektor pertanian dan penguatan hubungan dengan masyarakat di Desa Tukinggedong. Kegiatan diawali pada pukul 08.00–10.00 WIB dengan pendampingan Kelompok Tani melalui penanaman benih jagung di lahan pertanian milik salah satu anggota kelompok tani. Mahasiswa bersama petani bergotong royong melakukan pembuatan lubang tanam, mengatur jarak tanam, menanam benih jagung, serta menutup lubang tanam menggunakan tanah yang telah dicampur pupuk organik. Selain itu, mahasiswa dan petani berdiskusi mengenai budidaya jagung yang efisien dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan produktivitas lahan. Kegiatan ini bertujuan mendukung penerapan praktik budidaya yang baik sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa KKN dan kelompok tani.


Pada malam hari, pukul 20.00–21.30 WIB , mahasiswa KKN mengikuti arisan RT 04 RW 03 bersama Ketua RT dan warga Desa Tukinggedong. Pertemuan tersebut membahas peringatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, termasuk pembagian peran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Agustusan, serta mengoordinasikan laporan keuangan RT sebagai bentuk transparansi kepada warga. Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN berpamitan kepada masyarakat dan menyampaikan penghargaan atas dukungan, kerja sama, serta penerimaan yang telah diberikan selama pelaksanaan KKN. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menutup hubungan interaksi mahasiswa dengan masyarakat setempat.


Output yang dihasilkan meliputi terlaksananya penanaman benih jagung secara terstruktur melalui kerja sama antara mahasiswa KKN dan Kelompok Tani, meningkatnya pemahaman mengenai teknik budidaya jagung yang efisien dan berkelanjutan, serta terorganisirnya koordinasi awal kegiatan Agustusan dan tersampaikannya laporan transparansi RT kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini semakin mempererat hubungan dan silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan warga Desa Tukinggedong sebagai penutup masa pengabdian di desa.