LOGBOOK HARIAN MAHASISWA KKN TEMATIK PERIODE JANUARI-FEBRUARI 2026

​Nama: Rangga

NIM / Universitas: J1B023020/Universitas Jenderal Soedirman

Fakultas: Ilmu Budaya

Lokasi KKN: Desa Baseh, Kabupaten Banyumas

Tanggal: Senin, 19 Januari 2026

​Aktivitas: Finalisasi Rundown Sosialisasi Mitigasi Sekolah dan Sistematisasi Data FGD Destana

Waktu: 08.00 – 17.00 WIB & 19.00 – 21.30 WIB

Media: Posko KKN & Laptop

Status: Selesai

​Aktivitas 1: Penyelesaian Rundown Teknis Sosialisasi Mitigasi Erupsi (Sesi Pagi-Sore)

​Waktu: 08.00 – 17.00 WIB

​Pagi hingga sore hari ini saya fokuskan untuk menyelesaikan detail rundown acara sosialisasi mitigasi bencana yang akan menyasar siswa sekolah. Berdasarkan draf final yang saya susun, kegiatan akan dibagi ke dalam dua sesi lokasi: SD Negeri 2 Baseh pada pukul 08.00-10.00 WIB dan SMP Negeri 4 Kedungbanteng pada pukul 13.00-15.00 WIB.

​Saya merancang alur kegiatan yang terukur mulai dari pre-test untuk memotret literasi awal, penyampaian materi berbasis poster, praktik simulasi, hingga post-test. Strategi penyampaian materi saya atur menggunakan pola "1-2-1" (lihat poster 1 menit, jelaskan 2 menit, tanya cepat 1 menit) agar siswa tidak jenuh. Khusus untuk simulasi, saya menetapkan aturan "Komando Tunggal" di mana instruksi hanya keluar dari satu komandan praktik dibantu oleh 10 rekan mahasiswa lainnya dengan peran spesifik (seperti petugas kentongan, absensi, dan dokumentasi).

​Perbedaan materi juga saya pertegas dalam rundown ini. Materi untuk siswa SD difokuskan pada alur aman dan tindakan sederhana, sedangkan untuk SMP ditambahkan materi mengenai Tas Siaga, P3K, dan dokumen penting. Sinyal kentongan saya standarisasi: 1x (siap), 2x (bergerak), dan 3x (kumpul cepat) untuk menghindari kebingungan saat praktik lapangan nanti.

​Aktivitas 2: Sistematisasi dan Digitalisasi Data Hasil FGD 2 (Sesi Malam)

​Waktu: 19.00 – 21.30 WIB

​Sesi malam saya alokasikan sepenuhnya untuk merapikan "gunung data" hasil Focus Group Discussion (FGD) 2 yang terlaksana semalam. Data mentah berupa coretan peta, notulensi kesepakatan, dan isian matriks saya olah agar tersusun sistematis dan mudah diakses untuk penyusunan Buku Destana maupun laporan akhir.

​Proses pengolahan data ini meliputi:

​Digitalisasi Jalur Evakuasi: Memindahkan kesepakatan jalur evakuasi sementara dan akhir dari peta kertas ke format digital untuk kemudian di-overlay dengan peta risiko.

​Strukturisasi Kelembagaan: Menyusun rapi daftar nama pengurus FPRB baru dan data relawan desa untuk keperluan penerbitan SK.

​Rekapitulasi Kerentanan: Mengelompokkan data kerentanan yang mencakup aspek ekonomi, infrastruktur, sosial, dan lintas sektor ke dalam tabel matriks yang terstandar.

​Naratif Skenario: Mengubah poin-poin diskusi mengenai skenario kejadian ancaman menjadi naskah naratif sistem peringatan dini yang runut.

​Pekerjaan administratif ini krusial untuk memastikan tidak ada informasi dari warga yang tercecer, sehingga data tersebut valid saat digunakan sebagai landasan kebijakan desa kelak.

​Refleksi dan Tindak Lanjut

​Penyusunan rundown yang sangat teknis hari ini mengajarkan saya bahwa keberhasilan simulasi bergantung pada detail skenario, bukan sekadar keramaian. Pengolahan data malam ini juga memastikan bahwa output FGD semalam tidak menguap begitu saja, melainkan menjadi arsip desa yang berharga.

​Tindak lanjut untuk besok adalah melakukan briefing peran kepada 10 rekan mahasiswa sesuai pembagian tugas di rundown (siapa jadi komandan, siapa di posko bayangan), serta mencetak materi pre-test dan post-test untuk siswa.

​Dicatat dengan perencanaan matang,

​Rangga

Mahasiswa KKN Unsoed Desa Baseh