Hari Ketujuh KKN di Desa Kutaliman
Kegiatan hari ketujuh diisi dengan aktivitas yang berhubungan langsung dengan usaha warga. Sejak pagi, waktu digunakan untuk mendatangi beberapa pelaku UMKM yang menjalankan usaha kuliner di sekitar desa. Kunjungan dilakukan secara langsung ke tempat usaha agar bisa melihat kondisi sebenarnya dan menyesuaikan pembahasan dengan kebutuhan masing-masing.
Beberapa usaha yang dikunjungi antara lain warung sayur, mie ayam, dan usaha makaroni keju. Obrolan dilakukan secara santai. Pembahasan lebih banyak mengarah pada cara sederhana agar usaha bisa lebih dikenal dan lebih mudah dijangkau pembeli. Penjelasan mengenai branding disampaikan secara ringan, terutama tentang pentingnya identitas usaha dan kemudahan akses bagi pelanggan.
Dalam kesempatan tersebut, ditawarkan pembuatan QRIS sebagai alternatif pembayaran agar transaksi menjadi lebih praktis. Selain itu, pembuatan titik lokasi Google Maps juga ditawarkan supaya usaha lebih mudah ditemukan, terutama oleh pembeli yang belum pernah datang sebelumnya. Beberapa pemilik usaha menunjukkan ketertarikan dan mulai bertanya lebih lanjut, sementara yang lain masih mempertimbangkan sambil menyesuaikan dengan kondisi usaha masing-masing. Diskusi berlangsung dua arah dan cukup terbuka.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi salah satu warga yang memproduksi jenang bumbung. Kunjungan ini dimanfaatkan untuk melihat langsung proses pembuatannya. Seluruh tahapan masih dilakukan secara semi tradisional, mulai dari persiapan bahan hingga proses memasak. Prosesnya cukup memakan waktu dan membutuhkan ketelatenan. Selama melihat proses tersebut, pemilik usaha juga menceritakan kebiasaan produksi yang dilakukan sehari-hari.