LOGBOOK HARIAN MAHASISWA KKN TEMATIK PERIODE JANUARI-FEBRUARI 2026

​Nama: Rangga

NIM / Universitas: J1B023020/Universitas Jenderal Soedirman

Fakultas: Ilmu Budaya

Lokasi KKN: Desa Baseh, Kabupaten Banyumas

Tanggal: Selasa, 20 Januari 2026

​Aktivitas: Validasi Data Evakuasi, Koordinasi Kemitraan Koperasi, dan Briefing Kegiatan Kader

Waktu: 11.30 – 12.00, 13.00 – 16.00, & 19.30 – 20.30 WIB

Media: Balai Desa Baseh, Lokasi Wisata Lokal, & Posko KKN

Status: Selesai

​Aktivitas 1: Finalisasi Titik Kumpul dan Koordinasi Administrasi Koperasi (Sesi Pagi-Siang)

​Waktu: 11.30 – 12.00 WIB

​Sesi peralihan pagi ke siang ini saya manfaatkan untuk mengunjungi Balai Desa guna menemui Bapak Sukir. Agenda utama pertemuan adalah memutakhirkan data pada aspek Kerentanan Manusia dan Kapasitas Desa pasca-FGD 2, khususnya terkait penetapan daya tampung titik kumpul evakuasi. Berdasarkan diskusi teknis, kami menetapkan tiga lokasi strategis sebagai titik kumpul akhir dengan kapasitas spesifik: Balai Desa (menampung 600 orang), Masjid Jami (menampung 300 orang), dan SD Negeri 1 Baseh (menampung 1.000 orang). Pemilihan SD Negeri 1 Baseh sebagai lokasi terbesar didasari oleh areanya yang luas dan keberadaan bangunan bertingkat (2 lantai) yang aman untuk evakuasi vertikal.

​Pertemuan di Balai Desa juga mempertemukan kami dengan perwakilan dari Koperasi Merah Putih. Pihak koperasi menyampaikan permohonan bantuan tenaga kepada tim KKN untuk melakukan input data administrasi setiap hari kerja pada jam operasional hingga periode KKN berakhir. Syarat yang diajukan cukup spesifik, yaitu mereka membutuhkan perwakilan dua orang mahasiswa dan diwajibkan perempuan karena sifat pekerjaannya yang administratif dan membutuhkan ketelitian tinggi. Permintaan ini kami tampung untuk kemudian didiskusikan pembagian jadwal piketnya di internal kelompok.

​Aktivitas 2: Pendekatan Kultural di Wisata Lokal dan Penjaringan Aspirasi Riset (Sesi Siang)

​Waktu: 13.00 – 16.00 WIB

​Siang hingga sore hari saya bersama tim melakukan kunjungan ke objek wisata lokal di Desa Baseh. Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, melainkan upaya berbaur (srawung) secara lebih santai dengan masyarakat sekitar yang beraktivitas di sana. Saya memanfaatkan momen ini untuk berdialog dan menyerap aspirasi warga terkait efektivitas program kerja yang telah berjalan. Selain itu, interaksi natural ini memberikan banyak masukan berharga dan data lapangan implisit yang sangat relevan untuk mendukung informasi penelitian sosiolinguistik saya nantinya.

​Aktivitas 3: Briefing Persiapan Kolaborasi dengan Kader Desa (Sesi Malam)

​Waktu: 19.30 – 20.30 WIB

​Malam hari kami menggelar briefing singkat namun padat untuk mempersiapkan agenda esok hari. Berdasarkan notulensi rapat, kami menyepakati alur pergerakan tim untuk besok pagi. Jadwal belanja snack ditetapkan pukul 06.00 WIB pagi agar logistik siap lebih awal. Tim dijadwalkan berangkat (otw) menuju lokasi pada pukul 08.00 WIB, mengingat acara inti akan dimulai tepat pukul 09.00 WIB.

​Kesiapan materi sosialisasi juga telah kami verifikasi dan dinyatakan siap tayang. Poin penting lainnya adalah teknis penyampaian, di mana kami akan diberikan ruang (space) khusus untuk berbagi materi (sharing session) berkolaborasi langsung dengan Ibu Kader desa, sehingga sinergi antara mahasiswa dan penggerak desa dapat terjalin dengan baik.

​Refleksi dan Tindak Lanjut

​Penetapan kapasitas evakuasi hari ini membuat data Buku Destana semakin akurat. Permintaan koperasi menjadi tantangan manajemen waktu baru bagi anggota perempuan tim kami, namun bisa menjadi peluang untuk memahami ekonomi desa lebih dalam.

​Tindak lanjut untuk besok pagi adalah bangun lebih awal untuk belanja logistik dan memastikan materi presentasi sudah tersalin di laptop yang akan dibawa.

​Dicatat dengan koordinasi efektif,

​Rangga

Mahasiswa KKN Unsoed Desa Baseh