KKN Tematik Literasi 14 Unsoed Lanjutkan Penataan Perpustakaan Desa Paketingan dan Persiapkan Program Membaca Nyaring
Paketingan, 12 Juli 2026 – Komitmen Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam mendukung penguatan budaya literasi di Desa Paketingan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pengelolaan perpustakaan desa. Pada Minggu (12/7), tim kembali melaksanakan lanjutan penataan koleksi Perpustakaan Desa Paketingan dengan menyelesaikan proses pembuatan nomor panggilan buku sekaligus melakukan penyortiran koleksi sebagai persiapan program membaca nyaring yang akan segera dilaksanakan.
Kegiatan diawali dengan melanjutkan proses pembuatan nomor panggilan (call number) buku yang sebelumnya telah dikerjakan secara bertahap. Seluruh anggota tim bekerja sama menyusun nomor panggilan sesuai klasifikasi koleksi, kemudian mencetak label yang telah disiapkan. Setelah proses pencetakan selesai, label dipotong satu per satu dengan ukuran yang seragam agar menghasilkan tampilan yang rapi dan memudahkan proses penempelan pada setiap buku.
Tahapan berikutnya adalah menempelkan nomor panggilan pada punggung buku sesuai dengan klasifikasi masing-masing. Proses ini dilakukan secara teliti untuk memastikan setiap koleksi memiliki identitas yang jelas sehingga memudahkan penyusunan buku di rak maupun proses pencarian oleh pengunjung perpustakaan. Melalui sistem penomoran yang tertata, koleksi perpustakaan diharapkan menjadi lebih mudah dikelola dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi masyarakat dalam mengakses bahan bacaan.
Selain melanjutkan penataan koleksi, Tim KKN Tematik Literasi 14 juga mulai mempersiapkan salah satu program literasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yaitu kegiatan membaca nyaring. Sebagai langkah awal, tim melakukan penyortiran buku berdasarkan jenis, tema, dan kesesuaian isi dengan sasaran peserta kegiatan. Buku-buku yang memiliki cerita menarik, bahasa yang mudah dipahami, serta nilai edukatif dipilih untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Penyortiran koleksi dilakukan secara cermat agar bahan bacaan yang digunakan tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Melalui proses ini, tim berupaya memastikan bahwa setiap buku yang dipilih dapat menjadi media untuk menumbuhkan minat baca, memperkaya kosakata, serta membangun interaksi positif antara pembaca dan pendengar selama kegiatan membaca nyaring berlangsung.
Kegiatan pengelolaan perpustakaan hari ini menunjukkan bahwa upaya membangun budaya literasi tidak hanya dilakukan melalui penyediaan buku, tetapi juga melalui penataan koleksi dan perencanaan program yang matang. Perpustakaan yang tertata dengan baik akan memudahkan masyarakat dalam menemukan bahan bacaan yang dibutuhkan, sementara program membaca nyaring diharapkan mampu menghadirkan pengalaman literasi yang lebih interaktif, khususnya bagi anak-anak di Desa Paketingan.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan semangat gotong royong dan koordinasi yang baik antarmahasiswa KKN. Pembagian tugas yang terstruktur membuat setiap tahapan dapat berjalan secara efektif, mulai dari penyusunan nomor panggilan, pencetakan label, pemotongan, penempelan pada koleksi buku, hingga penyortiran bahan bacaan untuk program berikutnya. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan perpustakaan desa yang semakin tertata dan siap mendukung berbagai aktivitas literasi.
Melalui keberlanjutan program pengelolaan perpustakaan ini, Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman berharap Perpustakaan Desa Paketingan dapat berkembang menjadi ruang belajar yang lebih nyaman, mudah diakses, dan mampu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat. Dengan sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, serta masyarakat, berbagai program literasi yang telah dirancang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mendorong tumbuhnya budaya membaca yang berkelanjutan di Desa Paketingan.