Kegiatan Pembuatan Pupuk Kohe sebagai Upaya Peningkatan Pemanfaatan Limbah Peternakan di Desa Wanogara Kulon
Kegiatan pembuatan pupuk kohe (kompos berbahan dasar kotoran hewan) dilaksanakan di Dusun Sambirata, Desa Wanogara Kulon, sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah peternakan dan peningkatan kesuburan tanah pertanian. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan desa, antara lain Bapak Sutrisno selaku penyedia tempat kegiatan, Bapak Suwanto sebagai penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rembang sekaligus penanggung jawab wilayah Desa Wanogara Kulon, Kepala Dusun 3 Bapak Teguh Susanto, Ketua RT setempat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta warga Dusun Sambirata.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada pukul 16.00 hingga 17.15 WIB dan berjalan dengan tertib serta partisipatif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis kepada masyarakat mengenai proses pembuatan pupuk kohe yang efektif dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong pemanfaatan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan pupuk kohe disiapkan secara kolaboratif. Warga setempat menyediakan bahan utama berupa kotoran hewan ternak, seperti kotoran kambing, sapi, dan kerbau, serta bahan pendukung berupa jerami, sekam, dan arang. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rembang berkontribusi dengan menyediakan bahan tambahan berupa nitrogen atau dekomposer untuk mempercepat proses pengomposan. Sementara itu, mahasiswa KKN turut mendukung kegiatan dengan menyediakan dolomit sebagai bahan penyeimbang pH dalam proses fermentasi pupuk.
Proses pembuatan pupuk kohe dilakukan secara bersama-sama, dimulai dari pengumpulan bahan, pengadukan bahan secara merata sesuai dengan komposisi yang dianjurkan, hingga tahap penyimpanan pupuk untuk proses pengomposan lanjutan. Kerja sama antara warga, penyuluh pertanian, dan mahasiswa KKN mencerminkan sinergi yang baik dalam pelaksanaan kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Wanogara Kulon, khususnya di Dusun Sambirata, dapat menerapkan teknik pembuatan pupuk kohe secara mandiri dan berkelanjutan. Selain mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, pemanfaatan pupuk kohe juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan desa.