Hari ini, tim melaksanakan tiga agenda utama yang berbeda sasaran namun sejalan dalam membangun sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat. Pertama, di SD 1 Tirip, dilaksanakan edukasi "Stop Bullying" untuk seluruh siswa kelas 5. Materi disampaikan secara interaktif dengan pemaparan materi pengetahuan, diskusi, dan role-play untuk membantu peserta memahami bentuk-bentuk bullying, dampak psikologisnya, serta strategi untuk mencegah dan melaporkan tindakan tersebut. Kegiatan ini bertujuan menciptakan kesadaran sejak dini akan pentingnya lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.

Kedua, di sekolah yang sama, tim memberikan edukasi tentang "Pewarna Makanan Alami dan Buatan" untuk seluruh siswa kelas 4. Sosialisasi ini mengajarkan siswa untuk membedakan pewarna yang aman dan berbahaya, memperkenalkan contoh bahan alami seperti daun suji untuk hijau dan kunyit untuk kuning, serta mengajak praktik kecil membuat pewarna alami sederhana. Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi kesehatan dan keamanan pangan pada anak.

Ketiga, agenda berpindah ke Dusun Kemutug untuk melanjutkan program pemberdayaan ekonomi berupa pelatihan dan pendampingan budidaya tanaman cabai bersama kelompok Ibu-ibu. Kegiatan difokuskan pada teknik perawatan tanaman fase vegetatif, pengendalian hama organik, serta perencanaan panen. Antusiasme Ibu-ibu sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang mengarah pada komitmen untuk mengembangkan usaha cabai rumahan. Ketiga kegiatan ini secara keseluruhan mencerminkan pendekatan pembangunan yang holistik, menyentuh aspek karakter anak, kesehatan, dan peningkatan ekonomi keluarga.