Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode Januari–Februari 2026 yang menjabat sebagai Koordinator Desa (Kormades), Koordinator Kecamatan (Kormacam) Rembang, serta Koordinator Kabupaten (Kormakab) Purbalingga menggelar rapat koordinasi bersama pihak Kecamatan Rembang dan perwakilan dosen pembimbing, pada hari ini pukul 10.00–11.30 WIB.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Camat Rembang, Panggih Adi Susilo, S.H., beserta Sekretaris Kecamatan Rembang. Turut hadir Dosen Koordinator Kabupaten KKN Purbalingga, Widhiatmoko Herry Purnomo, S.T., M.T., serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman, Ridwan Kamaludin. Pertemuan ini menjadi wadah sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah kecamatan, dan pihak perguruan tinggi dalam merespons kondisi darurat yang tengah terjadi di Kabupaten Purbalingga.


Fokus utama pembahasan rapat adalah penanganan dampak bencana alam berupa banjir bandang dan angin ribut yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan laporan lapangan, wilayah yang terdampak paling parah meliputi Kecamatan Karangreja, khususnya Desa Serang dan Desa Kutabawa, serta Kecamatan Mrebet, tepatnya di Desa Sangkanayu. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas masyarakat, serta menimbulkan dampak psikologis bagi warga terdampak.


Dalam rapat tersebut disepakati pembentukan Tim Tanggap Bencana Mahasiswa KKN Purbalingga yang akan berperan sebagai koordinator kegiatan penanganan dampak bencana di lapangan. Tim ini bertugas mengoordinasikan peran mahasiswa KKN lintas desa dan kecamatan agar program bantuan dapat berjalan secara terarah, efektif, dan tepat sasaran.


Adapun program utama yang akan dilaksanakan oleh tim tanggap bencana meliputi penggalangan dana kemanusiaan, kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan pascabencana, serta pelaksanaan program trauma healing bagi masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Program-program tersebut diharapkan dapat membantu proses pemulihan sosial dan lingkungan masyarakat pascabencana.

Melalui rapat koordinasi ini, Universitas Jenderal Soedirman menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan pengabdian kepada masyarakat dengan kepedulian sosial serta respons cepat terhadap kondisi darurat. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.