Pelaksanaan Program Menulis Cerita dan Pendampingan Literasi
Hari ini merupakan hari pertama pelaksanaan program kerja Menulis Cerita Berbasis Isi Buku Bacaan yang dilaksanakan di SD Negeri 02 Sindangbarang dan SD Negeri 04 Sindangbarang dengan sasaran siswa kelas V. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, kelompok KKN kami dibagi menjadi dua tim yang bertugas di masing-masing sekolah.
Kegiatan di SDN 04 Sindangbarang dimulai pada pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh 22 siswa. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi Membaca Nyaring menggunakan buku level B3 berjudul Mengusir Monster Gelitik yang dipandu oleh mahasiswa. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi menggunakan PowerPoint, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik. Pada sesi ini, setiap siswa memperoleh satu buku cerita level B3 sebagai bahan bacaan untuk menyusun rancangan cerita berdasarkan isi buku yang telah dibaca. Rancangan tersebut kemudian dikembangkan menjadi sebuah cerita pendek yang dikerjakan secara mandiri di rumah selama satu minggu. Hasil tulisan siswa dijadwalkan untuk dipresentasikan pada hari Jumat, 31 Juli 2026.
Sementara itu, kegiatan di SDN 02 Sindangbarang dimulai pada pukul 09.30 WIB dan diikuti oleh sembilan siswa. Rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan alur yang sama, yaitu diawali dengan sesi Membaca Nyaring, dilanjutkan dengan penyampaian materi, praktik penyusunan rancangan cerita, serta pemberian tugas untuk diselesaikan di rumah. Selama kegiatan berlangsung, kami menemukan dua siswa yang masih mengalami kesulitan membaca. Oleh karena itu, mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara khusus dengan mengajarkan dasar-dasar membaca, mulai dari pengenalan huruf, huruf vokal, hingga membaca kata demi kata menggunakan buku cerita yang telah disiapkan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama.
Pada malam harinya, kami melaksanakan rapat untuk membahas agenda pada hari berikutnya, menentukan hadiah untuk perlombaan literasi yang akan diselenggarakan, serta merencanakan dekorasi perpustakaan desa. Secara keseluruhan, hari pertama pelaksanaan program Menulis Cerita Berbasis Isi Buku Bacaan berjalan dengan lancar dan mendapat respons yang baik dari siswa maupun guru. Selain melaksanakan program utama, kami juga memperoleh tugas tambahan untuk memberikan pendampingan belajar membaca secara intensif kepada dua siswa yang masih mengalami kesulitan membaca sebagai bentuk tindak lanjut terhadap kebutuhan belajar yang kami temukan di lapangan.