Hari Sabtu, 31 Januari 2026, menjadi momentum bagi Tim KKN untuk mengakselerasi program kerja bidang ekonomi. Kegiatan diawali pada pukul 10.00 WIB dengan mengunjungi UMKM Mina Jaya. Di lokasi ini, tim melaksanakan dua agenda sekaligus: pendataan untuk pengajuan Sertifikasi Halal dan pelaksanaan program kerja fisik berupa pemasangan banner identitas UMKM serta papan petunjuk arah rumah produksi untuk memudahkan akses konsumen.


Guna mengefisiensikan waktu, tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok (Tim A dan Tim B) untuk melakukan jemput bola pendataan ke berbagai titik UMKM di wilayah Wadaslintang.


Tim B bergerak menuju wilayah RW 7 Cangkring dan sekitarnya. Perjalanan dimulai dari Tempe Pak Gimplong yang tercatat sudah memiliki sertifikat halal. Pukul 15.00 WIB, pendataan berlanjut ke Gula Kertas Pak Rohmat Zen dan Gula Merah Pak Hisbullah, di mana keduanya diketahui belum memiliki sertifikat halal. Tim juga menyambangi Mba Mimin yang mengelola usaha Gula Merah Kelapa dan Nasi Tiwul (keduanya sudah bersertifikasi), serta menutup perjalanan di UMKM Tahu Sultan Pak Taufik yang juga sudah memiliki legalitas halal lengkap.


Di saat yang sama, Tim A melakukan penyisiran ke pelaku usaha lainnya. Hasil pemetaan menunjukkan dinamika yang beragam:

  • UMKM Carica Bu Umi: Sudah memiliki sertifikat namun masa berlakunya telah habis.
  • UMKM Carica Mba Nanik: Sudah memiliki sertifikat halal.
  • UMKM Mina Jaya: Belum memiliki sertifikat.
  • Sale Pisang Bu Rahayu: Administrasi dan sertifikasi sudah lengkap.
  • Dodol Bu Ngadiyah: Belum memiliki sertifikat halal.

Rangkaian kunjungan ini bukan sekadar pendataan, melainkan upaya Tim KKN untuk memetakan UMKM mana saja yang memerlukan pendampingan intensif, terutama terkait pembaruan masa berlaku sertifikat dan pengajuan sertifikasi baru melalui program Halal Gratis (Sehati). Dengan adanya banner dan data yang valid, diharapkan UMKM di Wadaslintang semakin siap untuk naik kelas.