Kegiatan monitoring ini merupakan tahapan untuk menjamin parameter keberhasilan pembuatan pupuk organik cair yang telah diinisiasi sebelumnya. Proses pemantauan difokuskan pada pengawasan yg dilakukan secara 1 hari sekali di cek terhadap fase fermentasi, termasuk pengecekan stabilitas suhu, aroma, dan kondisi dekomposisi bahan baku di dalam komposter. Hal ini dilakukan guna memitigasi risiko kegagalan proses biologis, sehingga pupuk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas tinggi dan memberikan dampak nutrisi maksimal bagi komoditas pertanian masyarakat setempat.