Day 24 Kelas Lentera, EcoBin, Pengukuran dan Pengecekan Lahan Didampingi oleh Pihak DLH Beltim
- Kami melaksanakan program Kelas Lentera di SD Negeri 1 Gantung dan SD Negeri 2 Gantung sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Di SD Negeri 1 Gantung, materi yang disampaikan kepada kelas IV adalah "What Are You Doing?" yang membahas penggunaan present continuous tense untuk mendeskripsikan aktivitas yang sedang dilakukan. Pada kelas V, materi "Sense of Taste" mengenalkan kosakata dan ungkapan yang berkaitan dengan indera perasa serta berbagai cita rasa makanan. Sementara itu, kelas VI mempelajari "Simple Present Tense" yang berfokus pada penggunaan kalimat sederhana untuk menyatakan kebiasaan dan fakta sehari-hari. Adapun di SD Negeri 2 Gantung, siswa kelas IV, V, dan VI mempelajari materi "My Favorite Things", yang mengajak siswa menceritakan benda, makanan, hobi, maupun aktivitas favorit mereka menggunakan kosakata dan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris. Seluruh kegiatan pembelajaran dikemas melalui diskusi, permainan edukatif, latihan berbicara, dan tanya jawab sehingga siswa lebih aktif berpartisipasi dalam proses belajar. Antusiasme siswa terlihat dari keberanian mereka menjawab pertanyaan, mempraktikkan kosakata, serta berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris di depan kelas. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan dasar berbahasa Inggris sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi.
- Di bidang lingkungan, kami melanjutkan proses pembuatan Tempat Sampah EcoBin dengan melakukan tahap pengecatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan tampilan yang lebih menarik sekaligus meningkatkan daya tahan EcoBin terhadap kondisi lingkungan. Selain aspek estetika, pengecatan juga menjadi bagian dari upaya memberikan identitas pada tempat sampah agar mudah dikenali dan dapat digunakan sebagai media edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah. Diharapkan EcoBin yang telah selesai dibuat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana pendukung pengelolaan sampah yang lebih baik serta mendorong terbentuknya budaya menjaga kebersihan lingkungan. Selanjutnya, kami mendampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Timur dalam kegiatan pengukuran dan pengecekan lahan penanaman pohon di Desa Lenggang. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian lokasi yang akan digunakan dalam program penghijauan dengan mempertimbangkan kondisi lahan, luas area, serta potensi pertumbuhan tanaman. Proses pengukuran dan pengecekan menjadi tahapan awal yang penting agar pelaksanaan penanaman pohon dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan program penghijauan dapat mendukung peningkatan kualitas lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian sumber daya alam melalui kegiatan penanaman pohon.