KKN Hari 13, Apel pagi, Anti Bullying dan pilah sampah sdn 1 dan sdn 4, kunjungan ke dusun rawajarit
Pagi ke-13 kami buka dengan pembagian barisan. Dua rekan menuju balai desa, berdiri tegap mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Ibu Kades. Di bawah langit pagi dan di hadapan seluruh perangkat desa, mereka melebur dalam disiplin, yang kemudian dilanjutkan dengan tugas piket untuk membantu urusan pelayanan warga. Sementara itu, sisa rombongan melangkah menuju SDN 1 Menganti dan SDN 4 Menganti. Hari ini, kami membawa misi tentang kepedulian, sosialisasi memilah sampah dan gerakan anti-bullying. Kami sadar, berbicara dengan anak-anak bukanlah soal menggurui, melainkan soal memenangkan hati. Melalui pendekatan yang hangat dan riang gembira, kami menciptakan ruang aman bagi mereka untuk berkisah. Kami juga menyediakan jalur anonim, sebuah cara agar rahasia dan pengalaman pahit yang mungkin mereka alami tetap terjaga kerahasiaannya, namun tetap tersampaikan. Melihat mereka berani bersuara adalah sebuah langkah kecil menuju perubahan besar. Langkah kami hari ini berakhir di Dusun Rawajarit. Kami bertamu ke kediaman Pak Saijan, sang Kepala Dusun. Di rumah beliau, kami duduk melingkar, menyesap informasi dan menggali riwayat serta seluk-beluk dusun tersebut. Hari ditutup dengan kepala yang penuh dengan pengetahuan baru dan hati yang lega karena telah menjadi pendengar yang baik bagi masa depan Menganti.