Dusun Sambirata, Desa Wanogara Kulon, kembali menunjukkan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat melalui kegiatan lanjutan pembangunan incinerator yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama warga setempat. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB dengan suasana gotong royong yang penuh antusiasme.

Pembuatan incinerator ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan di tingkat dusun. Pada tahap lanjutan ini, fokus pekerjaan adalah menyelesaikan struktur bangunan yang sebelumnya telah dirintis. Mahasiswa KKN dan warga bahu-membahu melanjutkan pemasangan bata ringan (hebel) pada bagian dinding incinerator yang belum terselesaikan.


Setelah seluruh hebel terpasang dengan rapi dan sesuai konstruksi, tahapan berikutnya adalah proses pemlesteran dinding. Plester dibuat dari campuran semen, pasir, dan air dengan komposisi yang disesuaikan agar menghasilkan daya rekat yang kuat serta permukaan yang kokoh. Proses ini bertujuan memperkuat struktur bangunan sekaligus merapikan permukaan dinding incinerator agar lebih tahan terhadap panas dan penggunaan jangka panjang.


Kegiatan berlangsung secara partisipatif, di mana mahasiswa KKN tidak hanya bekerja secara fisik, tetapi juga berdiskusi dengan warga mengenai fungsi incinerator serta pentingnya pengelolaan sampah yang tepat. Semangat gotong royong terlihat dari kerja sama yang solid antara mahasiswa dan masyarakat, mulai dari persiapan bahan hingga tahap finishing konstruksi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan incinerator yang dibangun dapat menjadi solusi pengurangan volume sampah, khususnya sampah non-organik, di Dusun Sambirata. Selain memberikan manfaat dari sisi lingkungan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antara mahasiswa KKN Unsoed dan warga Desa Wanogara Kulon sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.