Hari Kesebelas KKN di Desa Kutaliman
Kegiatan hari kesebelas difokuskan pada pengamatan lapangan yang cukup intens dan memerlukan ketelitian. Sejak pagi, agenda sudah diarahkan pada peninjauan wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana, khususnya longsor. Kegiatan diawali dengan meninjau titik-titik rawan longsor sekaligus melihat sumber PDAM bersama Pak Kades Niwan. Peninjauan dilakukan langsung ke lokasi sehingga kondisi lapangan dapat diamati secara nyata. Beberapa titik diperhatikan secara detail, mulai dari kondisi tanah, kemiringan lereng, hingga aliran air di sekitar lokasi. Peninjauan ini memberi gambaran awal mengenai kondisi wilayah dan faktor-faktor yang berpotensi memicu longsor.
Kegiatan kemudian berlanjut pada survei yang dilakukan mulai pukul 11.00 hingga 16.30, dengan jeda istirahat, salat, dan makan di tengah pelaksanaan. Survei difokuskan pada rumah warga di RT 1 RW 6. Setiap rumah yang disurvei didatangi secara langsung. Proses survei dilakukan dengan pendekatan tanya jawab bersama warga untuk menggali informasi terkait kondisi rumah, lingkungan sekitar, serta pengalaman yang pernah dialami, terutama yang berkaitan dengan potensi longsor.
Selama proses survei, tim berperan sebagai penyurvei yang mencatat setiap informasi yang diperoleh. Data rumah warga kemudian dititiki menggunakan aplikasi Avenza untuk menentukan lokasi secara akurat. Titik-titik yang dinilai rawan longsor juga didokumentasikan dalam bentuk foto sebagai data pendukung. Seluruh hasil tanya jawab dan pengamatan lapangan langsung diketik ke dalam tautan Google yang telah disediakan, sehingga data dapat terdokumentasi dengan rapi dan terpusat.
Proses survei berlangsung cukup lama karena dilakukan satu per satu dan membutuhkan ketelitian. Setiap rumah memiliki kondisi yang berbeda, sehingga pendekatan yang digunakan juga menyesuaikan situasi di lapangan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pengambilan data, tetapi juga membangun komunikasi dengan warga agar informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya.