Piket Pelayanan Desa, FGD 3 KKN TI dan Mengikuti Kegiatan Senam
Hari ketiga puluh satu pelaksanaan KKN di Desa Wonoyoso diawali dengan kegiatan senam bersama ibu-ibu kader Posyandu dan masyarakat Desa Wonoyoso yang dilaksanakan di Balai Desa Wonoyoso. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mempererat keakraban antara mahasiswa KKN, kader, dan masyarakat desa. Melalui kegiatan senam bersama, mahasiswa dapat berinteraksi secara lebih dekat dengan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.
Setelah kegiatan senam selesai, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan piket rutin pelayanan di Kantor Pemerintah Desa Wonoyoso. Mahasiswa membantu perangkat desa dalam berbagai kegiatan pelayanan dan administrasi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai pelaksanaan pelayanan publik di tingkat desa.
Pada siang hari, mahasiswa KKN melaksanakan briefing dan persiapan terkait pelaksanaan kegiatan KKN Tematik Infrastruktur (KKN-TI) yang akan dilaksanakan pada malam hari. Briefing dilakukan untuk menyamakan pemahaman, membagi tugas, serta memastikan kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) III KKN-TI.
Pada malam hari, mahasiswa KKN melaksanakan FGD III KKN-TI yang berfokus pada pemaparan rencana reaktivasi PAMSIMAS Desa Wonoyoso. Kegiatan ini melibatkan perwakilan pengguna PAMSIMAS di wilayah RW 04 sebagai pihak yang secara langsung merasakan manfaat maupun kendala dari keberadaan layanan tersebut. Selain menyampaikan rencana reaktivasi, mahasiswa juga membuka ruang diskusi untuk mendengarkan keluhan, pengalaman, serta saran dari masyarakat terkait permasalahan yang pernah dialami selama menggunakan PAMSIMAS.
Pelaksanaan FGD III bertujuan untuk menggali informasi secara lebih mendalam mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat sebagai pengguna PAMSIMAS. Masukan yang diperoleh dari masyarakat selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana reaktivasi agar solusi yang dirancang sesuai dengan kondisi, kebutuhan, dan kemampuan masyarakat Desa Wonoyoso.