Menutup Perjalanan dengan Membuka Jendela Pengetahuan: Literasi, Refleksi, dan Jejak Pengabdian di Desa Maron
Menjelang berakhirnya rangkaian KKN UNSOED 237 di Desa Maron, perjalanan pengabdian ditutup dengan kolaborasi yang membawa semangat literasi sekaligus menjadi ruang untuk merefleksikan seluruh proses yang telah dilalui. Bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo, mahasiswa menghadirkan kegiatan Perpustakaan Keliling di SD Negeri 2 Maron sebagai upaya mendekatkan akses bacaan dan menumbuhkan minat literasi bagi siswa.
Kehadiran perpustakaan keliling memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa. Melalui beragam koleksi bacaan, siswa diajak untuk mengeksplorasi pengetahuan, membaca dengan lebih menyenangkan, serta menjadikan buku sebagai jendela untuk mengenal dunia yang lebih luas.
Di samping kegiatan literasi, mahasiswa melaksanakan evaluasi seluruh program kerja yang telah terlaksana selama pengabdian. Evaluasi menjadi momentum untuk melihat kembali proses, capaian, manfaat, serta pembelajaran dari berbagai kegiatan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai bagian dari penghujung perjalanan, mahasiswa juga melakukan pamitan kepada berbagai pihak yang telah mendukung dan berkolaborasi selama pelaksanaan KKN, baik pemerintah desa, sekolah, kader, organisasi kepemudaan, komunitas, maupun masyarakat Desa Maron. Silaturahmi ini menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan, dukungan, dan kebersamaan yang telah terjalin.
Dari sebuah buku yang dibuka hingga sebuah perjalanan yang ditutup, KKN UNSOED 237 meninggalkan cerita tentang belajar, berbagi, dan tumbuh bersama. Karena pada akhirnya, pengabdian bukan sekadar tentang berapa banyak program yang terlaksana, tetapi tentang seberapa banyak kebaikan dan inspirasi yang dapat terus hidup setelah kita pergi.
#KKNUNSOED237 #KKNDesaMaron #PerpustakaanKeliling #LiterasiMaron #JejakPengabdian #CeritaKKN