Hari keempat dimulai dengan rencana mengikuti kegiatan kerja bakti di balai desa. Sejak pagi, persiapan telah dilakukan dan keberangkatan menuju balai desa dilaksanakan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Setibanya di lokasi, dilakukan koordinasi singkat terkait pelaksanaan kegiatan. Hasil koordinasi menunjukkan bahwa kerja bakti belum dapat dilaksanakan karena kondisi yang belum memungkinkan. Kegiatan di balai desa tidak dilanjutkan dan tim memutuskan untuk kembali.

Perjalanan kembali menuju posko dimanfaatkan untuk beristirahat dan menata ulang agenda kegiatan. Aktivitas di posko diisi dengan permainan sederhana yang dilakukan bersama-sama. Kegiatan ini bertujuan menjaga kekompakan dan menciptakan suasana yang lebih cair di antara anggota. Diskusi mengenai program kerja lingkungan juga dilakukan di sela-sela kegiatan. Pembahasan berlangsung secara santai dengan saling menyampaikan pendapat dan menyesuaikan rencana dengan kondisi lingkungan sekitar.

Malam hari diisi dengan mengikuti kegiatan solawatan di pondok pesantren setempat. Kehadiran dalam kegiatan ini menjadi bentuk partisipasi dalam aktivitas keagamaan masyarakat. Suasana solawatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk berbaur dengan warga sekaligus mengenal lingkungan sosial secara lebih dekat.

Keseluruhan kegiatan pada hari keempat berjalan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Rencana yang tidak terlaksana tidak menghambat kegiatan lainnya. Waktu yang tersedia tetap dimanfaatkan untuk membangun kebersamaan, membahas program kerja, dan mengikuti kegiatan masyarakat yang ada di lingkungan sekitar.