Rangkaian kegiatan hari ini diawali pada pagi hari dengan pelaksanaan senam bersama untuk menjaga kebugaran fisik serta membangun semangat kolektif antara mahasiswa dan warga. Setelah sesi olahraga selesai, agenda dilanjutkan dengan kegiatan teknis berupa pembuatan lubang resapan biopori yang dilakukan secara langsung di halaman rumah-rumah warga. Proses ini mencakup pengeboran tanah, pemasangan instalasi pipa resapan, hingga edukasi kepada pemilik rumah mengenai cara memasukkan sampah organik ke dalam lubang tersebut guna meningkatkan daya serap air tanah dan mengurangi risiko genangan di area pemukiman. Penanaman biopori secara door-to-door ini juga menjadi sarana dialog interaktif mengenai pentingnya sanitasi lingkungan yang sehat secara mandiri bagi setiap keluarga.


Kegiatan kemudian ditutup pada malam hari dengan menghadiri pengajian rutin di masjid setempat bersama masyarakat. Kehadiran dalam forum keagamaan ini bertujuan untuk memperkuat aspek spiritual sekaligus sebagai bentuk integrasi sosial agar terjalin hubungan yang lebih harmonis dengan warga desa. Melalui partisipasi aktif dalam pengajian ini, diperoleh kesempatan untuk menyampaikan salam silaturahmi secara lebih luas serta memperkuat dukungan masyarakat terhadap program-program pengabdian masyarakat yang sedang berjalan. Seluruh rangkaian kegiatan hari ini berhasil menyentuh berbagai aspek, mulai dari kesehatan fisik, pelestarian lingkungan berbasis rumah tangga, hingga penguatan ikatan religius dengan warga sekitar.