Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) hari ke-20 diawali dengan sarapan bersama seluruh anggota kelompok sebagai bentuk persiapan sebelum melaksanakan aktivitas selama satu hari penuh. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan koordinasi awal agar setiap anggota memahami tugas dan agenda yang akan dilaksanakan pada hari tersebut.


Setelah sarapan, kelompok KKN menerima kunjungan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dalam kunjungan ini, DPL melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja KKN di Desa Kutaliman. DPL menanyakan perkembangan program kerja yang telah dilaksanakan, kendala yang dihadapi di lapangan, serta rencana program kerja yang akan dilaksanakan hingga akhir masa KKN.

Kegiatan ini menjadi sarana diskusi dan arahan agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Usai kegiatan bersama DPL, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan mengerjakan dan menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari berbagai program kerja yang telah dilaksanakan.


Penyusunan LPJ dilakukan secara bersama-sama dengan pembagian tugas yang jelas agar proses pengerjaan dapat berjalan lebih efisien dan selesai tepat waktu. Setiap anggota berkontribusi sesuai dengan peran masing-masing, baik dalam pengumpulan data, dokumentasi, maupun penulisan laporan.


Selanjutnya, kelompok KKN melaksanakan briefing internal yang bertujuan untuk membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Pada sesi ini juga dilakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah berjalan, termasuk hambatan yang ditemui di lapangan serta solusi yang dapat diterapkan untuk kegiatan selanjutnya. Briefing ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kekompakan antar anggota kelompok.


Kegiatan KKN hari ke-20 ditutup dengan makan malam bersama seluruh anggota kelompok. Selain sebagai waktu istirahat, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat rasa kebersamaan, solidaritas, dan kekeluargaan antar anggota kelompok KKN selama menjalankan pengabdian di Desa Kutaliman.