Malam Puncak yang Pecah: Tangis dan Tawa
Malam ini adalah definisi "campur aduk" yang sesungguhnya. Bahagia karena acara sukses besar, tapi sedih luar biasa karena ini tanda perpisahan.
Alhamdulillah, Malam Puncak Perpisahan KKN di Desa Erorejo berjalan jauh melampaui ekspektasi kami. Jujur, awalnya kami deg-degan. "Kira-kira warga bakal datang nggak ya?" Mengingat kesibukan mereka. Tapi masyaallah, satu per satu kursi mulai terisi. Dari bapak-bapak, ibu-ibu, sampai pemuda dari setiap dusun berbondong-bondong datang ke lokasi.
Total ada sekitar ±80 warga yang hadir malam ini. Melihat antusiasme sebanyak ini, rasanya lelahnya persiapan langsung hilang. Kehadiran mereka bukan sekadar meramaikan acara, tapi validasi terbesar buat kami: bahwa kami diterima, kami dianggap keluarga, dan kehadiran kami selama 35 hari ini punya arti di hati mereka.
Malam ini isinya tawa lepas melihat penampilan hiburan, diselingi momen haru saat sambutan perpisahan. Nggak sedikit dari kami (dan ibu-ibu warga) yang matanya berkaca-kaca.
Terima kasih warga Erorejo. Kalian bukan lagi sekadar lokasi pengabdian, tapi rumah kedua tempat kami pulang.