Rabu, 4 Februari 2026—Pada hari ke-29 pelaksanaan KKN, kami menjalani dua kegiatan yang berlangsung secara bersamaan sehingga kelompok dibagi menjadi dua tim. Tim pertama yang terdiri dari tujuh orang mengikuti kegiatan posyandu yang berlokasi di sekitar posko. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.


Sementara itu, tim kedua yang terdiri dari empat orang, termasuk saya, mengikuti kegiatan glorifikasi KKN dan deklarasi Desa Tangguh Bencana (Destana) yang diselenggarakan di Kecamatan Kedungbanteng. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan mahasiswa KKN dari setiap desa di Kecamatan Kedungbanteng, para kepala desa, perwakilan BPBD, Sekretaris Kecamatan selaku perwakilan camat, serta perwakilan dari LPPM Unsoed.


Dalam kegiatan tersebut, saya mendapat kesempatan untuk berperan sebagai pembawa acara (MC) yang memandu jalannya kegiatan. Acara berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB dan berjalan dengan tertib serta lancar. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam upaya pengembangan Desa Tangguh Bencana di wilayah Kecamatan Kedungbanteng.


Setelah seluruh rangkaian acara selesai, masing-masing tim kembali ke posko. Pada malam harinya, kami kembali melaksanakan diskusi internal untuk membahas kegiatan yang telah dilakukan serta agenda selanjutnya.