Digitalisasi UMKM Melalui Pembuatan Qris
Senin, 6 Juli 2026, kegiatan KKN diwarnai oleh peran pilar ekonomi dalam mendampingi pelaku usaha mikro di lingkungan desa, khususnya penjual pentol dengan usaha bernama "Pentol Selera". Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi transaksi bagi pedagang kecil agar dapat mengikuti perkembangan sistem pembayaran non-tunai yang kian diminati masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN melakukan pencantuman sekaligus pendampingan pembuatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kepada pemilik usaha Pentol Selera. Proses pendampingan diawali dengan penjelasan mengenai manfaat QRIS sebagai alat pembayaran digital yang praktis, aman, dan dapat memperluas jangkauan pembeli, terutama bagi konsumen yang tidak membawa uang tunai. Mahasiswa KKN membantu proses pendaftaran akun, verifikasi data usaha, hingga pencetakan dan pemasangan stiker kode QRIS pada gerobak dagangan agar mudah dilihat dan digunakan oleh pembeli.
Selama kegiatan berlangsung, pemilik Pentol Selera menunjukkan antusiasme yang tinggi dan tertarik untuk mulai menerapkan sistem pembayaran digital tersebut dalam kegiatan berjualannya sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal peningkatan literasi keuangan digital bagi pelaku UMKM di desa, sekaligus mendukung program inklusi keuangan yang lebih luas.