Pukul 09.00 WIB mahasiswa KKN memulai kegiatan dengan melaksanakan piket di Balai Desa Sidoharjo yang berlangsung hingga pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu perangkat desa dalam menjalankan pelayanan administrasi kepada masyarakat sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan desa. Selama piket berlangsung, mahasiswa membantu mengisi buku administrasi, merekap data yang diperlukan, serta melayani masyarakat yang datang ke kantor desa untuk berbagai keperluan administrasi. Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana berdiskusi dengan perangkat desa mengenai pelaksanaan pelayanan publik dan berbagai program yang sedang dijalankan. Melalui keterlibatan secara langsung, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan berkomunikasi menjadi aspek penting dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.


Pada waktu yang bersamaan, yaitu pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, sebagian mahasiswa mengikuti kegiatan sosialisasi mengenai penyakit tidak menular (PTM) dan penyakit menular (PM) yang diselenggarakan di Balai Desa Sidoharjo. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat desa dengan tujuan meningkatkan pengetahuan mengenai berbagai jenis penyakit, faktor risiko, cara pencegahan, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa KKN turut berperan membantu jalannya kegiatan, mulai dari proses registrasi peserta, menyiapkan perlengkapan sosialisasi, hingga menjadi narasumber acara sosialisasi. Materi yang disampaikan meliputi penyebab, gejala, faktor risiko, cara pencegahan, dan pentingnya deteksi dini hipertensi serta TBC. Masyarakat juga diedukasi mengenai penerapan pola hidup sehat dan pentingnya menjalani pengobatan TBC hingga tuntas. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif bertanya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit. Selama sesi berlangsung, masyarakat terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait kebiasaan sehari-hari yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit, sehingga kegiatan berlangsung secara interaktif. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa edukasi kesehatan masih sangat dibutuhkan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Setelah seluruh kegiatan pada siang hari selesai, mahasiswa kembali melaksanakan agenda pada malam hari, yaitu bimbingan belajar bagi siswa-siswi sekolah dasar yang dimulai pukul 19.00 hingga 20.00 WIB. Kegiatan ini merupakan pertemuan terakhir dari rangkaian program bimbingan belajar yang telah dilaksanakan selama masa KKN. Selain mendampingi siswa mengerjakan tugas sekolah dan mengulas kembali materi yang masih belum dipahami, mahasiswa juga mengadakan sesi kesan dan pesan sebagai bentuk penutupan kegiatan. Pada sesi tersebut, anak-anak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman mereka selama mengikuti bimbingan belajar. Beberapa siswa mengungkapkan bahwa kegiatan ini membantu mereka memahami materi pelajaran yang sebelumnya dianggap sulit, sekaligus membuat mereka lebih bersemangat untuk belajar. Mahasiswa juga menyampaikan pesan motivasi agar anak-anak tetap rajin belajar, tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, serta terus menjaga semangat dalam meraih cita-cita. Suasana penutupan berlangsung hangat dan penuh keakraban karena selama beberapa minggu pelaksanaan bimbingan belajar telah terjalin hubungan yang baik antara mahasiswa dan para siswa. Meskipun kegiatan bimbingan belajar resmi berakhir, mahasiswa berharap ilmu, motivasi, dan kebiasaan belajar yang telah dibangun selama program berlangsung dapat terus diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.


Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada hari tersebut menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa KKN tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi desa dan edukasi kesehatan masyarakat, tetapi juga pada pendampingan pendidikan bagi anak-anak. Kolaborasi dengan perangkat desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Seluruh kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sidoharjo sekaligus menjadi pengalaman bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui pengabdian kepada masyarakat.