Kegiatan KKN Unsoed di Desa Plana pada Hari Kedelapan (8)
Kegiatan 1 – Pendataan UMKM di Desa Plana (10.15–11.20 WIB)
Mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan kegiatan pendataan UMKM di Desa Plana dengan metode kunjungan langsung dari rumah ke rumah (door to door) yang didampingi oleh Kepala Dusun setempat. Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan pendataan secara menyeluruh yang mencakup identitas pelaku usaha, jenis dan skala usaha, proses produksi, sistem pemasaran, serta kendala yang dihadapi oleh UMKM. Selain itu, mahasiswa juga mengajukan pertanyaan spesifik terkait kebutuhan pengembangan usaha serta memberikan penjelasan mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sekaligus mengimbau pelaku UMKM untuk bergabung sebagai anggota koperasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data yang akurat sekaligus mendorong partisipasi UMKM dalam penguatan ekonomi desa melalui kelembagaan koperasi.
Kegiatan 2 – Kunjungan Dosen Pembimbing Lapangan (11.20–12.30 WIB)
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) melaksanakan kunjungan ke posko KKN Universitas Jenderal Soedirman di Desa Plana untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan KKN. Dalam kunjungan tersebut, DPL berdiskusi dengan mahasiswa mengenai pelaksanaan program kerja, kendala yang dihadapi di lapangan, serta berbagai kebingungan yang dialami selama kegiatan KKN berlangsung. Mahasiswa menyampaikan permasalahan yang ditemui, kemudian DPL memberikan arahan, solusi, serta masukan konstruktif sebagai bahan perbaikan pelaksanaan program kerja ke depannya. Selain itu, DPL juga memberikan motivasi, wejangan, serta penguatan terkait sikap, tanggung jawab, dan peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menjalankan program kerja KKN secara optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan 3 – Pendataan UMKM di Desa Plana (15.30–18.00 WIB)
Mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman kembali melanjutkan kegiatan pendataan UMKM di Desa Plana pada sesi sore hari dengan metode kunjungan langsung dari rumah ke rumah (door to door) yang tetap didampingi oleh Kepala Dusun setempat. Proses pendataan dilakukan secara sistematis dengan mengumpulkan informasi mengenai identitas UMKM, karakteristik usaha, kendala produksi dan pemasaran, serta peluang pengembangan usaha. Mahasiswa juga kembali menyampaikan informasi mengenai manfaat bergabung dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta mengajak pelaku UMKM untuk menjadi anggota koperasi sebagai sarana penguatan usaha bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat melengkapi data UMKM desa sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya kelembagaan koperasi dalam mendukung keberlanjutan usaha.