Kamis, 6 Agustus 2026, mahasiswa KKN-PM Kelompok 209 Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan rangkaian program kerja bidang kesehatan yang berfokus pada peningkatan status gizi balita dan pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Dusun Gemanti, Desa Jembangan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, meliputi Pendampingan Posyandu Balita, Sosialisasi Stunting, MPASI dan PMT, pembagian Produk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta program Peduli Gizi. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan rutin posyandu sehingga edukasi dapat diberikan secara langsung kepada para orang tua balita.

Pelayanan Posyandu diikuti oleh 58 balita, kader posyandu, serta mahasiswa KKN. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengambilan nomor antrean dan penandatanganan daftar hadir oleh orang tua balita. Selanjutnya, setiap balita menjalani pengukuran tinggi badan dan berat badan sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan dan status gizi. Hasil pengukuran kemudian dicatat ke dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai dokumentasi perkembangan balita. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, balita memperoleh Vitamin A sesuai jadwal pemberian serta menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi.

Bersamaan dengan pelaksanaan posyandu, mahasiswa KKN menyelenggarakan Sosialisasi Stunting, MPASI, dan PMT kepada para orang tua balita. Materi yang disampaikan meliputi pengertian stunting, penyebab, dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, tanda-tanda stunting, serta berbagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang tepat bagi anak usia enam bulan ke atas, termasuk prinsip pemberian MPASI yang sesuai dengan usia, kebutuhan gizi, tekstur makanan, frekuensi pemberian, serta pentingnya variasi menu agar kebutuhan nutrisi balita dapat terpenuhi secara optimal.

Sebagai bentuk implementasi edukasi gizi, mahasiswa KKN membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa puding daun kelor kepada balita yang hadir. Sebanyak 80 porsi puding daun kelor diproduksi dan dibagikan sebagai contoh PMT berbahan pangan lokal yang bergizi tinggi. Daun kelor dipilih karena mengandung protein, vitamin A, vitamin C, zat besi, dan kalsium yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan balita. Selain mudah diperoleh di Desa Jembangan, daun kelor juga memiliki potensi untuk diolah menjadi berbagai produk pangan bergizi yang dapat dibuat sendiri oleh masyarakat sebagai alternatif PMT di rumah.

Sebagai bagian dari program Peduli Gizi, mahasiswa KKN juga melakukan pemasangan media edukasi berupa poster di tiga posyandu, yaitu Posyandu Gemanti, Posyandu Banyar, dan Posyandu Tenggalar. Poster yang dipasang terdiri atas dua tema utama, yaitu MPASI dan PMT, sehingga total terdapat enam poster edukasi yang dipasang di ketiga lokasi tersebut. Poster berisi informasi mengenai pengertian MPASI dan PMT, cara pemberian MPASI yang benar sesuai usia anak, manfaat PMT, serta berbagai upaya pencegahan stunting. Pemasangan media edukasi ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang mudah diakses oleh masyarakat setiap kali mengikuti kegiatan posyandu sehingga pesan-pesan kesehatan dapat terus tersampaikan secara berkelanjutan.


Pada pukul 13.00 hingga 15.30 WIB, Amalia dan Fatia melaksanakan program kerja bidang layanan pemerintahan desa melalui kegiatan piket desa di Balai Desa Jembangan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu perangkat desa memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat, khususnya terkait pengurusan administrasi tanah warisan. Mahasiswa membantu menyiapkan dokumen administrasi, memeriksa kelengkapan berkas yang diajukan masyarakat, serta melakukan pengarsipan dokumen setelah melalui proses pemeriksaan oleh perangkat desa. Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai mekanisme pelayanan administrasi pertanahan di tingkat desa sekaligus menumbuhkan pemahaman akan pentingnya ketelitian, ketertiban administrasi, dan pelayanan publik yang profesional.


Pada sore hari, pukul 16.30 hingga 18.00 WIB, seluruh mahasiswa KKN kembali berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan masyarakat dengan menghadiri perlombaan mini soccer antar dusun dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mahasiswa membantu mendokumentasikan jalannya pertandingan melalui foto dan video sebagai bentuk dukungan terhadap panitia serta dokumentasi kegiatan desa. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut turut mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen untuk selalu terlibat dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan.