Hari Keenam Belas KKN — Sosialisasi Ecoprint dan Penanaman TOGA Bersama Ibu-Ibu PKK
Kamis, 22 Januari 2026—Hari keenam belas KKN diisi dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di balai desa. Terdapat dua agenda utama dalam kegiatan ini, yaitu sosialisasi ecoprint sebagai ide usaha kreatif ramah lingkungan dan sosialisasi pemanfaatan pekarangan melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Sebelum menuju balai desa, pada pagi hari saya bersama salah satu rekan terlebih dahulu menyusuri desa untuk mencari daun dan bunga yang akan digunakan sebagai bahan pembuatan ecoprint. Pencarian dilakukan secara mendadak agar bahan yang digunakan tetap segar sehingga dapat menghasilkan warna yang lebih pekat saat proses ecoprint. Adapun daun yang berhasil kami kumpulkan antara lain daun singkong, daun pepaya, daun pakis, serta beberapa jenis daun lain yang tumbuh di sekitar lingkungan desa.
Setelah bahan dirasa cukup, kami langsung menuju balai desa untuk menyusul teman-teman yang telah tiba lebih dahulu. Setibanya di lokasi, kami bersama-sama menata perlengkapan dan bahan yang akan digunakan dalam kegiatan praktik. Acara sosialisasi dimulai pada pukul 09.30 WIB setelah seluruh peserta berkumpul.
Sosialisasi pertama mengangkat tema pemanfaatan daun dan bunga sebagai ide usaha melalui teknik ecoprint, yang dibawakan oleh saya bersama satu rekan. Sebelum praktik dilakukan, kami terlebih dahulu mempresentasikan pengertian ecoprint, manfaatnya, teknik yang digunakan, serta langkah-langkah pembuatannya. Setelah pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan ecoprint bersama ibu-ibu PKK.
Usai kegiatan ecoprint, sosialisasi dilanjutkan dengan materi pemanfaatan pekarangan untuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Materi ini disampaikan oleh dua rekan saya, diawali dengan presentasi mengenai manfaat TOGA, khususnya tanaman bunga telang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan teh bunga telang sebagai salah satu bentuk pemanfaatan hasil tanaman TOGA.
Kegiatan sosialisasi hari keenam belas ini berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme dari peserta. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan baru yang bermanfaat serta memiliki alternatif ide usaha dan pemanfaatan pekarangan secara produktif dan berkelanjutan.