Kegiatan KKN Unsoed di Desa Plana pada Hari Kedua
Kegiatan 1: Sosialisasi Program Kerja Tentatif KKN Unsoed ke Perangkat Desa
Pada pukul 10.30 WIB, mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan kegiatan sosialisasi program kerja tentatif KKN di Kantor Desa Plana bersama perangkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN sekaligus menerima masukan dari pihak desa agar program dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa. Sosialisasi dilakukan melalui pemaparan singkat mengenai bidang kegiatan, tujuan, serta bentuk keterlibatan yang diharapkan dari pemerintah desa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dan perangkat desa sebagai dasar pelaksanaan program kerja secara optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan 2: Kunjungan ke sekolah (MI Sibyanul Hilal)
Pada pukul 12.15 WIB, mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan kegiatan kunjungan ke MI Sibyanul Hilal yang berlokasi di Desa Plana. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan silaturahmi sekaligus pengenalan mahasiswa KKN kepada pihak sekolah serta menggali informasi terkait kebutuhan dan potensi program pendidikan yang dapat dikolaborasikan selama masa KKN. Kunjungan dilakukan melalui diskusi singkat dengan pihak sekolah mengenai kondisi siswa, kegiatan belajar mengajar, serta peluang pelaksanaan program pendampingan pendidikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Desa Plana.
Kegiatan 3: Pemasangan Penunjuk Arah Posko
Pada pukul 16.00 WIB, mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan kegiatan pemasangan plang atau penunjuk arah menuju posko KKN di beberapa titik strategis Desa Plana dengan menggunakan media tampah dan bambu. Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menemukan lokasi posko KKN serta meningkatkan visibilitas keberadaan mahasiswa KKN di lingkungan desa. Proses pemasangan dilakukan secara gotong royong dengan memperhatikan kerapian, kekuatan, dan keterbacaan penunjuk arah. Melalui kegiatan ini, diharapkan akses informasi mengenai lokasi posko KKN menjadi lebih mudah bagi masyarakat dan perangkat desa.