Hari kedua belas pelaksanaan KKN terasa sedikit berbeda dari hari-hari sebelumnya. Minggu yang biasanya identik dengan waktu istirahat justru kami manfaatkan untuk turun langsung ke lapangan melakukan survei rumah warga. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 11.00 siang dan berlanjut hingga pukul 13.00, meskipun di tengah kegiatan kami tetap menyempatkan waktu untuk isoma agar kondisi tubuh tetap terjaga.

Lokasi survei hari ini berada di wilayah RT 2 RW 6. Cuaca siang itu cukup terik, tetapi tidak menyurutkan semangat tim untuk menyusuri satu per satu rumah warga yang telah ditentukan. Kegiatan survei ini bertujuan untuk mendata kondisi rumah sekaligus memetakan titik-titik yang berpotensi rawan longsor. Setiap rumah yang disurvei ditandai menggunakan aplikasi Avenza, sehingga posisi lokasi dapat tercatat secara akurat dan mudah dipantau ke depannya.

Proses survei dilakukan secara langsung dengan metode tanya jawab bersama warga setempat. Warga terlihat cukup kooperatif dan terbuka saat menjelaskan kondisi lingkungan sekitar rumah, termasuk riwayat kejadian longsor maupun perubahan kondisi tanah yang pernah terjadi. Sambil berdialog dengan warga, tim berperan sebagai penyurvei yang mencatat setiap informasi penting ke dalam tautan Google Form yang telah disiapkan sebelumnya. Pendataan dilakukan secara real time agar data yang terkumpul lebih rapi dan tidak terlewat.

Selain pendataan melalui wawancara, kami juga melakukan dokumentasi visual terhadap titik-titik yang dianggap rawan longsor. Area dengan kondisi tanah yang labil, kemiringan lereng yang cukup curam, serta lokasi yang dekat dengan aliran air menjadi fokus utama pengambilan foto. Dokumentasi ini diharapkan dapat memperkuat data survei dan menjadi bahan pendukung untuk analisis selanjutnya.

Di sela-sela kegiatan, suasana survei terasa cukup hangat karena adanya interaksi langsung dengan warga. Banyak cerita dan pengalaman yang dibagikan, sehingga kegiatan ini tidak hanya sekadar pendataan, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami kondisi sosial dan lingkungan masyarakat secara lebih mendalam. Setelah seluruh titik dan rumah yang direncanakan selesai disurvei, kegiatan diakhiri dengan pengecekan ulang data yang telah diinput untuk memastikan tidak ada informasi yang tertinggal.