Kegiatan sosialisasi anti perundungan (bullying) dan kekerasan seksual dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada peserta tentang bentuk-bentuk bullying dan kekerasan seksual yang sering terjadi di lingkungan sekitar. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami, mulai dari contoh perilaku mengejek, mengucilkan, kekerasan fisik, hingga tindakan yang melanggar batas tubuh. Peserta juga dijelaskan dampak buruk yang bisa dialami korban, baik secara mental maupun emosional. Selain itu, disampaikan cara bersikap jika mengalami atau melihat kejadian tersebut, seperti berani berkata tidak, melapor kepada orang tua, guru, atau pihak berwenang. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling menghargai, berani melindungi diri, dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.