Hari ke-35 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tepatnya pada 11 Agustus 2026 menjadi penanda berakhirnya masa bakti Kelompok 114 Universitas Jenderal Soedirman di Desa Condong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga. Setelah lebih dari satu bulan menjalankan berbagai program kerja bersama masyarakat, kegiatan hari terakhir diisi dengan berpamitan kepada warga dan pihak-pihak yang telah terlibat selama pelaksanaan KKN.


Sejak awal kedatangan, mahasiswa Kelompok 114 tidak hanya menjalankan program kerja yang telah disusun, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan. Pendataan UMKM, kegiatan pemberdayaan lingkungan, pendampingan, hingga kegiatan sosial menjadi bagian dari proses pengabdian yang berlangsung selama masa KKN. Karena itu, sebelum meninggalkan Desa Condong, mahasiswa menyempatkan diri untuk mengunjungi dan berpamitan secara langsung kepada pihak-pihak yang selama ini menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan.


Kegiatan berpamitan dilakukan dengan mendatangi warga dan pihak yang telah membantu serta berinteraksi dengan mahasiswa selama berada di Desa Condong. Selain itu, kegiatan berpamitan juga dilakukan dengan berjalan kaki memutari Desa Condong. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan, dukungan, bantuan, dan kerja sama yang diberikan selama pelaksanaan program. Warga juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan maupun pesan kepada mahasiswa sebelum masa bakti berakhir.


Bagi Kelompok 114, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari penutupan KKN. Program kerja yang telah dilaksanakan tidak akan berjalan tanpa keterlibatan masyarakat sebagai mitra utama. Hubungan yang terbentuk selama kegiatan juga membuat proses pengabdian tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi melalui komunikasi dan kerja sama antara mahasiswa dengan warga.


Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sederhana dengan metode kunjungan langsung dan komunikasi tatap muka. Mahasiswa mendatangi warga serta pihak terkait secara berkelompok maupun menyesuaikan kondisi di lapangan. Cara tersebut dipilih agar proses berpamitan dapat dilakukan secara langsung sekaligus memberikan kesempatan untuk menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah membantu selama 35 hari pelaksanaan KKN. Sekaligus menjadi momen yang berkesan untuk terakhir kalinya selama berada di Desa Condong. 


Berakhirnya masa bakti Kelompok 114 di Desa Condong menjadi penutup dari rangkaian kegiatan yang telah dijalankan sejak kedatangan mahasiswa. Namun, hasil dari program yang telah dilakukan diharapkan dapat tetap dimanfaatkan dan dilanjutkan oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan desa. Hari terakhir KKN pun ditutup dengan berpamitan, membawa kembali pengalaman dari Desa Condong sekaligus meninggalkan hasil kerja yang telah diupayakan bersama masyarakat yang diharapkan dapat melekat sebagai bentuk kerja keras KKN.