Tim Tanggap Bencana melaksanakan kunjungan kemanusiaan ke posko pengungsian Desa Serang sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB dengan rangkaian agenda yang berfokus pada pemulihan psikososial dan penyaluran bantuan kemanusiaan.

Dalam kunjungan tersebut, tim memberikan materi pendampingan psikologis yang dikemas secara ringan dan aplikatif. Salah satu metode yang diterapkan adalah PMR (Progressive Motoric Relaxation), yaitu teknik relaksasi motorik progresif yang bertujuan membantu korban, khususnya anak-anak dan lansia, untuk mengurangi ketegangan fisik serta tekanan emosional pascabencana.

Selain pemberian materi, tim juga menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai, mainan anak-anak, serta konsumsi untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memberikan rasa aman dan dukungan moral di tengah kondisi darurat yang dialami.

Kegiatan trauma healing menjadi salah satu fokus utama, terutama bagi anak-anak yang terdampak secara psikologis. Tim mengajak anak-anak bermain bersama, bernyanyi, dan melakukan aktivitas interaktif untuk mengembalikan keceriaan serta rasa nyaman mereka. Pendampingan serupa juga diberikan kepada orang tua dan lansia melalui pendekatan empati, komunikasi hangat, serta dukungan emosional agar mereka dapat bangkit secara mental dan sosial.

Melalui kegiatan ini, Tim Tanggap Bencana berharap kehadiran mereka tidak hanya memberikan bantuan secara fisik, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat, harapan, dan ketangguhan bagi warga Desa Serang dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.