Kali ini, kami dibagi menjadi beberapa kelompok karena kegiatannya bentrok. Bidang Pemdes pergi ke Polsek, Ekonomi ke Kadus 2, dan lingkungan mulai menanam bibit di planter bag. Saya sendiri, karena belum memulai proker ikut membantu bidang Lingkungan.


Kami pergi ke pekarangan untuk mengambil tanah. Di pekarangan teman saya menemukan sesajen.

"Apa hukum naruh sesajen begini Syah?"

"Haram" jawab saya singkat.


Mungkin, saya terlalu gegabah menjawabnya. Sesajen memang haram, tapi yang kami temukan adalah kelapa. Saya tidak tau itu sebagai bentuk sesajen atau hiasan. Jika ditujukan sebagai hiasan tentu tidak masalah.


Lucunya teman saya mau mengambil tanah kuburan. Lebih subur katanya. Tentu saja saya larang. Tidak sopan.


Ini pertama kalinya saya menggunakan cangkul. Jujur saja, baru sekejap mulai, saya sudah merasa pegal mungkin karena teknik dan posisinya salah. Kami mengumpulkan tanah ke dalam karung untuk dibawa ke posko. Setelahnya kami membawa karung itu dengan motor.


Di posko kami mencampurkan tanah dengan pupuk. lalu, menuangkannya ke planter bag yang diisi bibit cabai.


Pakaian dan motor saya jadi kotor. Akibatnya saya harus mandi lagi, padahal pagi tadi sudah mandi.