Hari Ketujuh: Terbaring di Ruang Perawatan
Hari ketujuh KKN dijalani bukan di tengah aktivitas desa, melainkan di ruang perawatan rumah sakit. Kondisi kesehatan saya yang semakin menurun mengharuskan adanya penanganan medis lanjutan, sehingga seluruh aktivitas KKN pada hari ini tidak dapat diikuti. Di balik tirai rumah sakit, waktu terasa melambat, memberi ruang bagi tubuh untuk benar-benar beristirahat dan menerima perawatan.
Hari ini menjadi jeda paling panjang dalam rangkaian pengabdian. Di sela bunyi alat medis dan langkah petugas kesehatan, saya menyimpan harapan sederhana agar kesembuhan segera datang. Meski raga terbaring, niat untuk kembali mengabdi tetap terjaga, menunggu saat tubuh kembali mampu berdiri dan melangkah bersama teman-teman KKN.