Pada hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2026, kami disibukkan dengan rapat dan segala persiapan untuk kegiatan perlombaan Pesta Literasi Wanarata yang akan dilaksanakan pada esok hari, Kamis pada tanggal 6 Agustus 2026. Hari yang sibuk ini dimulai pada pukul 10.00, dengan kami berdelapan berkumpul di posko KKN untuk melaksanakan kegiatan rapat sekaligus evaluasi. Kami mengevaluasi kegiatan kemarin, sekaligus mengecek kembali dan mencatat kegiatan-kegiatan apa saja yang mesti dilakukan hari ini beserta barang-barang yang diperlukan untuk kegiatan esok hari.


Kemudian, pada pukul 13.00, kami pergi ke Wanarata untuk melakukan persiapan lomba. Anggota yang laki-laki; Humman, Brian, dan Otniel melakukan penataan di area lomba mendongeng. Mereka menata kursi penonton, kursi dan meja untuk para tamu undangan (Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan juri), serta merapikan pendopo yang akan dijadikan sebagai “panggung” bagi peserta lomba mendongeng. Mereka juga membersihkan area tersebut agar nantinya nyaman untuk digunakan oleh para peserta, penonton, dan tamu undangan.


Di sisi lain, anggota yang perempuan; Aulia, Dhevi, Jeje, Halimah, dan Ribbie membereskan dan membersihkan area lomba menggambar di Perpustakaan Wanarata. Kelima perempuan itu juga menghabiskan waktu di kursi dan meja panjang dalam perpustakaan untuk membuat name tag yang nantinya akan digunakan oleh para peserta lomba. Name tag tersebut dibuat dan dibentuk dari kertas-kertas origami yang dikreasikan menjadi bentuk-bentuk yang lucu seperti bentuk baju, ikan, hati, dan lainnya.


Kegiatan persiapan lomba ini juga dilakukan berdampingan dengan kegiatan program kerja Piket Pelayanan Perpustakaan, Penyusunan Bahan Buku Bacaan, Glorifikasi Kegiatan KKN, dan Amplifikasi Kegiatan KKN. Hanya saja, hari ini sedang tidak banyak anak-anak yang datang ke perpustakaan untuk membaca. Namun, hal tersebut agaknya justru berdampak baik untuk kami, sebab hari ini kami sedang sibuk sekali mengurusi keperluan dan persiapan untuk Pesta Literasi Wanarata, sehingga sedang tidak begitu fokus untuk melayani pengunjung yang datang ke perpustakaan.


Setelahnya, kami semua berkumpul di Perpustakaan Wanarata untuk melakukan rapat yang kedua kali. Dalam rapat pada pukul 16.00 ini, kami membahas mengenai rundown acara yang lebih rinci beserta jobdesk masing-masing anggota selama acara berlangsung. Kami juga memastikan detail kegiatan yang akan terlaksana besok, agar semua anggota dapat memahami alur kegiatan beserta tugas mereka selama kegiatan tersebut sedang terlaksana. Selain itu, kami juga menyusun rundown yang telah dibahas sebelumnya—dibuat agar jadi lebih detail dan jelas lagi—dan mengecek serta mencatat barang-barang yang masih harus disiapkan untuk esok hari.


Malam harinya, sekitar pukul 19.30, kami berkumpul di posko untuk kembali mengecek dan memastikan rundown beserta jobdesk kami masing-masing. Kami juga menyiapkan lembar penilaian untuk juri lomba mendongeng dan menggambar, serta lembar daftar registrasi untuk peserta lomba, penonton lomba, dan tamu undangan (Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan narasumber seminar mendongeng). Pun, kami segera menyiapkan barang-barang yang masih belum disiapkan yang butuh untuk digunakan pada kegiatan esok hari.


Segala persiapan ini kami lakukan dengan sebaik-baiknya, agar nantinya tidak ada hal-hal yang terlewat, baik hal kecil maupun besar—yang dapat merusak kelancaran program kerja Apresiasi Literasi Tingkat Desa: Pesta Literasi Wanarata yang akan kami laksanakan esok hari. Dan karena persiapan telah kami matangkan dengan baik, kini kami hanya bisa berdoa, semoga acara kami pada hari esok dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya kehadiran hambatan sekecil apa pun itu.