Kegiatan pembuatan pupuk organik cair dilaksanakan setelah senam rutin pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah rumah tangga agar lebih berguna, khususnya sebagai pupuk yang dapat meningkatkan kesuburan tanaman. Dalam kegiatan ini dijelaskan bahwa sisa sayuran dan buah dapat diolah dengan cara sederhana menjadi pupuk organik cair.

Bahan yang digunakan meliputi kulit buah semangka, air cucian beras, sisa sayuran seperti kangkung, kulit bawang merah dan putih, serta molase dan EM4. Sebanyak 5 galon pupuk organik cair dibuat dengan volume masing-masing 5 liter. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat mengurangi sampah organik, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperoleh manfaat secara ekologis dan berkelanjutan.