LOGBOOK HARIAN MAHASISWA KKN TEMATIK PERIODE JANUARI-FEBRUARI 2026

​Nama: Rangga

NIM / Universitas: J1B023020/Universitas Jenderal Soedirman

Fakultas: Ilmu Budaya

Lokasi KKN: Desa Baseh, Kabupaten Banyumas

Tanggal: Jumat, 23 Januari 2026

​Aktivitas: Sosialisasi Kolaboratif, Budidaya Lele Galon, dan Perancangan Rundown Warga

Waktu: 09.00 – 10.30, 13.00 – 16.00, & 19.30 – 22.30 WIB

Media: Rumah Warga (RT 01/RW 03) & Posko KKN

Status: Selesai

​Aktivitas 1: Sosialisasi Destana dan Titik Kumpul Kolaborasi dengan Koperasi (Sesi Pagi)

​Waktu: 09.00 – 10.30 WIB

​Pagi hari ini kami melaksanakan agenda kolaboratif bersama Koperasi Merah Putih di kediaman Ibu Diyem, wilayah RT 01/RW 03. Kegiatan diawali dengan pemaparan program koperasi, kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi kebencanaan oleh tim KKN. Materi yang kami sampaikan mengacu pada draf Buku Destana (Desa Tangguh Bencana) yang telah kami susun.

​Pemaparan saya fokuskan pada peta risiko spesifik, di mana warga diinformasikan bahwa wilayah RW 06 dan RW 04 merupakan zona rawan bencana Tanah Bergerak dan Tanah Longsor. Sementara itu, RW 05 diidentifikasi sebagai zona rawan bencana Erupsi Gunung Berapi dengan risiko tinggi akibat kepadatan penduduk.

​Informasi vital mengenai titik kumpul evakuasi juga disosialisasikan secara detail. Kapasitas tempat evakuasi yang kami sampaikan meliputi: Masjid bawah (dekat pertigaan) dengan daya tampung 300 orang, Balai Desa dengan kapasitas 600 orang, dan SD Negeri 1 Baseh yang mampu menampung hingga 1.000 orang karena area sekolah yang luas dan memiliki bangunan 2 lantai. Sebagai output fisik kegiatan, kami membagikan 50 buah brosur edukasi "SIAP, AMAN, SELAMAT!" yang ditujukan bagi Ketua RT, Ketua RW, Karang Taruna, dan Relawan Desa sebagai panduan praktis mitigasi.

​Aktivitas 2: Edukasi Budidaya Lele dan Pengajian Rutin (Sesi Siang)

​Waktu: 13.00 – 16.00 WIB

​Siang hari kegiatan beralih ke aktivitas pemberdayaan lingkungan yang menyenangkan di sekitar posko. Saya bersama anak-anak lingkungan sekitar melakukan pemindahan bibit ikan lele ke dalam media galon bekas yang telah dibersihkan. Kegiatan ini merupakan implementasi sederhana dari program ketahanan pangan skala rumah tangga yang juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak.

​Agenda kemudian berlanjut dengan kegiatan religius. Kami mengikuti pengajian rutin mingguan yang diselenggarakan setiap Jumat siang. Pengajian ini bertempat di teras luas milik Ibu pemilik posko KKN, yang menjadi momen tepat untuk mempererat silaturahmi spiritual dengan ibu-ibu warga sekitar.

​Aktivitas 3: Penyusunan Rundown Pelatihan Warga dan Koordinasi Paguyuban (Sesi Malam)

​Waktu: 19.30 – 22.30 WIB

​Malam hari saya dedikasikan untuk kerja administratif menyusun rundown teknis kegiatan "Sosialisasi Mitigasi dan Pelatihan Evakuasi Warga". Durasi kegiatan saya rancang padat selama 2 jam, mencakup materi teori dan simulasi verbal.

​Langkah strategis juga saya ambil dengan menghubungi Bapak Wasirto, selaku Ketua Paguyuban yang menaungi seluruh Ketua RT, RW, dan organisasi kemasyarakatan di Desa Baseh. Komunikasi ini bertujuan untuk menanyakan jadwal kumpulan rutin paguyuban, dengan harapan tim KKN dapat diberikan slot waktu untuk bergabung ("nebeng") setelah acara inti mereka selesai. Strategi ini dinilai lebih efektif untuk mengumpulkan tokoh kunci desa dalam satu waktu guna pelaksanaan sosialisasi mitigasi.

​Refleksi dan Tindak Lanjut

​Integrasi sosialisasi ke dalam acara warga (seperti pertemuan di rumah Bu Diyem) terbukti jauh lebih efisien daripada mengundang warga secara terpisah. Data kapasitas evakuasi yang disampaikan hari ini (terutama SDN 1 Baseh) mendapat respons positif karena memberikan rasa aman.

​Tindak lanjut untuk besok adalah mematangkan materi simulasi verbal untuk pertemuan paguyuban nanti, serta memantau kondisi lele di galon yang baru dipindah.

​Dicatat dengan data akurat dan strategi partisipatif,

​Rangga

Mahasiswa KKN Unsoed Desa Baseh