Kegiatan diawali pada pagi hari dengan berkeliling Desa Kutaliman bersama Kepala Desa. Dalam kegiatan ini, kami meninjau beberapa titik daerah rawan bencana, salah satunya di sekitar pondok pesantren. Selain itu, kami juga melihat kondisi air PAM di desa tersebut. perjalanan yang cukup menanjak membuat kegiatan ini terasa cukup melelahkan. Pada kesempatan ini, kami juga diberi informasi mengenai wilayah Desa Kutaliman yang berbatasan langsung dengan Desa Kalikesur.

Setelah berkeliling bersama Kepala Desa, kami melanjutkan agenda selanjutnya yaitu survei BNBA terkait potensi tanah longsor. Untuk mempermudah pendataan, kelompok kami dibagi menjadi lima tim, di mana setiap tim bertugas mendata satu titik lokasi rawan bencana.

Saya tergabung dalam tim yang mendata wilayah RT 03 RW 02. Di lokasi ini terdapat tiga rumah warga yang tergolong rawan longsor, sementara rumah warga lainnya berada di area dengan kondisi tanah yang relatif rata sehingga tidak termasuk kategori rawan