Pagi hari diawali dengan kegiatan sosialisasi branding kepada pelaku UMKM, yaitu Warung Mba Ida. Pada kesempatan ini, kami menawarkan bantuan pembuatan QRIS serta penambahan lokasi usaha di Google Maps, mengingat usaha tersebut belum memiliki kedua fasilitas tersebut. Namun, pemilik warung masih belum dapat mengambil keputusan karena beberapa pertimbangan, seperti warung yang tidak buka setiap saat sehingga dikhawatirkan dapat mengecewakan pembeli jika datang di luar jam operasional. Selain itu, pemilik juga masih belum memahami secara mendalam terkait penggunaan QRIS, sehingga ingin mencari informasi lebih lanjut sebelum memutuskan.

Selanjutnya, saya pergi ke SD Negeri 2 dan SD Negeri 3 Kutaliman untuk mengantarkan surat pemberitahuan terkait kegiatan sosialisasi yang akan dilaksanakan di sekolah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin koordinasi awal agar pelaksanaan sosialisasi dapat berjalan dengan lancar.

Setelah itu, kami melanjutkan kunjungan ke UMKM Makaroni Keju. Di sini, kami berdiskusi dengan pemilik usaha mengenai pengembangan produk, khususnya dalam pembuatan label produk. Kami juga menyampaikan rencana untuk membantu proses desain label agar produk memiliki identitas visual yang lebih menarik dan mampu meningkatkan daya jual.

Sekitar pukul 14.00 WIB, kami menuju UMKM Jenang Bumbung untuk melihat secara langsung proses pembuatan jenang bumbung. Dalam kegiatan ini, kami tidak hanya mengamati, tetapi juga turut membantu beberapa tahapan produksi. Saya merasa sangat senang karena dapat menyaksikan secara langsung proses pembuatan jenang bumbung yang ternyata memiliki banyak langkah dan membutuhkan ketelatenan. Saya juga berkesempatan mencicipi jenang bumbung yang telah jadi, dan rasanya memang sangat enak serta memiliki cita rasa khas yang melegenda. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus menambah wawasan saya mengenai potensi UMKM lokal yang perlu terus dilestarikan dan dikembangkan.